Demo Turunkan Jokowi-JK, Puluhan Mahasiswa Palu Dipukuli Polisi
Jum'at, 29 Mei 2015 - 15:38 WIB
Demo Turunkan Jokowi-JK, Puluhan Mahasiswa Palu Dipukuli Polisi
A
A
A
PALU - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Kota Palu, Sulawesi Tengah, berakhir dengan dipukulinya puluhan mahasiswa oleh aparat kepolisian, setelah mencoba melempari polisi dengan batu.
Mahasiswa ini mulai melempari polisi saat ban bekas yang mereka bakar di perampatan Jalan Samratulangi dan Jalan Sudirman dipadamkan oleh seorang anggota Satuan Perintis Kepolisian Resor Palu.
Puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Palu ini berhamburan melarikan diri, setelah sejumlah anggota polisi mulai mengejar mereka. Pasrah tidak bisa melawan, mahasiswa akhirnya duduk di tengah jalan.
Pada saat itulah, mereka dihajar oleh sejumlah anggota polisi. Petugas yang telah terbakar emosi langsung menendangi dan memukuli mahasiswa dengan sepatu dan tinjunya. Ada juga yang dipukuli dengan bambu.
Aksi polisi itu dihentikan oleh beberapa polisi lainnya, dan mahasiswa pun kembali duduk di tengah jalan. Seorang mahasiswa yang diduga sebagai provokator ditangkap polisi dan diamankan di Mapolres Palu.
Usai negosiasi, para mahasiswa kembali menggelar orasi dengan jaminan tidak akan melakukan tindakan kerusuhan. Mereka kembali menyuarakan tuntutan mereka agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mundur.
Mahasiswa ini mulai melempari polisi saat ban bekas yang mereka bakar di perampatan Jalan Samratulangi dan Jalan Sudirman dipadamkan oleh seorang anggota Satuan Perintis Kepolisian Resor Palu.
Puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Palu ini berhamburan melarikan diri, setelah sejumlah anggota polisi mulai mengejar mereka. Pasrah tidak bisa melawan, mahasiswa akhirnya duduk di tengah jalan.
Pada saat itulah, mereka dihajar oleh sejumlah anggota polisi. Petugas yang telah terbakar emosi langsung menendangi dan memukuli mahasiswa dengan sepatu dan tinjunya. Ada juga yang dipukuli dengan bambu.
Aksi polisi itu dihentikan oleh beberapa polisi lainnya, dan mahasiswa pun kembali duduk di tengah jalan. Seorang mahasiswa yang diduga sebagai provokator ditangkap polisi dan diamankan di Mapolres Palu.
Usai negosiasi, para mahasiswa kembali menggelar orasi dengan jaminan tidak akan melakukan tindakan kerusuhan. Mereka kembali menyuarakan tuntutan mereka agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mundur.
(san)