Jika Tak Dapat Parpol, Airin Ungkap Rencana Independen
Kamis, 14 Mei 2015 - 08:19 WIB
Jika Tak Dapat Parpol, Airin Ungkap Rencana Independen
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dikabarkan akan menempuh jalur independen pada pilkada mendatang. Ini akan dilakukan Airin bila partai politik (parpol) di Tangsel enggan menjadikannya sabagai calon wali kota (cawalkot)
Hal itu terungkap saat Airin ditanya oleh para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Tangsel beberap waktu lalu. "Iya, kesimpulan dari wawancara dengan kami seperti itu saat masing-masing calon kita wawancarai. Airin bilang tidak hanya berupaya lewat partai untuk maju mencalonkan diri menjadi wali kota kembali. Bisa jadi dia bermaksud independen (perseorangan). Tetapi saya tegaskan itu kesimpulan kami begitu," terang Ketua DPD PKS Tangsel Unggul Wibawa, Rabu 13 Mei kemarin.
Selain itu, Airin juga mengaku kepada PKS belum tahu akan menggandeng siapa untuk menjadi wakilnya. Unggul Wibawa menjelaskan, DPD PKS telah melakukan penjaringan calon wali kota, dari 14 orang, dua diantaranya mengundurkan diri.
Sedangkan sisanya dari 12 orang akan dikerucutkan menjadi 5-7 orang untuk dibawa ke DPP PKS. Soal Airin, Unggul mengaku PKS tetap mencatat seringnya Airin diperiksa jaksa.
"Tetapi kami memberikan kesempatan Airin untuk ikut dalam penjaringan kemarin. Namun, kalau nanti sudah ada keputusan hukum, ya itu akan menjadi pertimbangan kami untuk membawa namannya ke DPP," tutur Unggul.
Hal itu terungkap saat Airin ditanya oleh para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Tangsel beberap waktu lalu. "Iya, kesimpulan dari wawancara dengan kami seperti itu saat masing-masing calon kita wawancarai. Airin bilang tidak hanya berupaya lewat partai untuk maju mencalonkan diri menjadi wali kota kembali. Bisa jadi dia bermaksud independen (perseorangan). Tetapi saya tegaskan itu kesimpulan kami begitu," terang Ketua DPD PKS Tangsel Unggul Wibawa, Rabu 13 Mei kemarin.
Selain itu, Airin juga mengaku kepada PKS belum tahu akan menggandeng siapa untuk menjadi wakilnya. Unggul Wibawa menjelaskan, DPD PKS telah melakukan penjaringan calon wali kota, dari 14 orang, dua diantaranya mengundurkan diri.
Sedangkan sisanya dari 12 orang akan dikerucutkan menjadi 5-7 orang untuk dibawa ke DPP PKS. Soal Airin, Unggul mengaku PKS tetap mencatat seringnya Airin diperiksa jaksa.
"Tetapi kami memberikan kesempatan Airin untuk ikut dalam penjaringan kemarin. Namun, kalau nanti sudah ada keputusan hukum, ya itu akan menjadi pertimbangan kami untuk membawa namannya ke DPP," tutur Unggul.
(whb)