Penggila Batu Akik Mengais di Reruntuhan Pasar Johar

Kamis, 14 Mei 2015 - 07:06 WIB
Penggila Batu Akik Mengais...
Penggila Batu Akik Mengais di Reruntuhan Pasar Johar
A A A
SEMARANG - Puluhan penggila batu akik sibuk mengais reruntuhan bekas kebakaran di salah satu lokasi Pasar Johar, Rabu (13/5/2015).

Mereka nekat mengais reruntuhan kaca dan besi serta paku tajam hanya untuk mendapatkan batu yang tidak habis terbakar.

Menggunakan alat seadanya, mereka membongkar puing-puing reruntuhan untuk mencari batu tersebut.

Keseriusan begitu terlihat dari wajah mereka melihat setiap benda yang ditemukan dari serpihan sisa kebakaran itu.

Tak sedikit mereka yang berhasil menemukan batu akik yang masih utuh. Namun banyak pula yang menemukan batu akik yang sudah pecah menjadi bagian kecil-kecil.

Namun, semua itu tetap mereka kumpulkan untuk diolah menjadi batu akik walaupun dengan ukuran kecil.

Salah satu pencari batu akik di reruntuhan Pasar Johar adalah Rudi Hartono (38) warga Semarang Utara.

Sejak pagi hari, dirinya langsung menuju tempat yang biasa digunakan pedagang untuk menjajakan batu akiknya.

“Ini tadi dapat banyak batu, namun kondisinya sudah pecah-pecah. Tapi saya dapat satu batu yang masih utuh, yakni batu Blue Safir. Kalau dijual harganya lumayan, bisa mencapai Rp2,5 juta,” kata Rudi.

Menurut Rudi, dirinya mengetahui jika sebelum terbakar salah satu kios itu adalah penjual batu akik.

Untuk itu, dirinya mencari peruntungan dengan mengais reruntuhan dan mencari batu yang saat ini sedang naik daun itu.

Selain Rudi, puluhan pencari batu akik lain juga sibuk mengais reruntuhan. Tak hanya mencari batu, mereka juga banyak yang menemukan emban atau cincin tempat batu akik dipasang. Juga, ada pula yang menemukan benda-benda yang memiliki harga jual tinggi.

“Ini saya mendapatkan keris kecil semar mesem dan keris luk tiga. Lumayan buat tambah koleksi saya,” kata Rizal (39) salah satu warga.

Rizal mengaku sengaja datang ke lokasi itu untuk mencari benda antik tersebut. Sebab sama dengan yang lain, dirinya juga mengetahui jika lokasi itu menjadi pusat penjualan batu akik dan benda antik lainnya.

“Saya juga mengumpulkan koin-koin lawas yang banyak di jual di sini dulunya. Lumayan bisa dibersihkan dan untuk koleksi. Selain itu, benda-benda ini juga laku kalau dijual kembali,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
5 Batu Akik Asli Indonesia...
5 Batu Akik Asli Indonesia yang Dikenal Hingga Penjuru Dunia
Sepi Pelanggan, Pedagang...
Sepi Pelanggan, Pedagang Batu Akik Tetap Bertahan di Tengah Pandemi
Gara-Gara Cincin Batu...
Gara-Gara Cincin Batu Akik, 7 Jari Tangan Tunawisma Bengkak
Dikira Batu Akik Ternyata...
Dikira Batu Akik Ternyata Telur Dinosaurus Berumur 60 Juta Tahun
Sungai Peusangan di...
Sungai Peusangan di Aceh Mengering, Warga Berburu Batu Akik Sulaiman
Sepi Pembeli, Pedagang...
Sepi Pembeli, Pedagang Batu Akik Tetap Bertahan di Masa Pandemi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved