Penerapan Rupiah per Km, DKI Jakarta Harus Perhatikan Ini

Selasa, 12 Mei 2015 - 22:58 WIB
Penerapan Rupiah per...
Penerapan Rupiah per Km, DKI Jakarta Harus Perhatikan Ini
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta diminta mempersiapkan faktor pendukung sebelum melaksanakan sistem rupiah per kilometer untuk angkutan umum di Ibu Kota.

Pengamat transportasi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Danang Parikesit memberi masukan hal-hal yang harus dipersiapkan DKI. Pertama, Pemprov DKI harus memperkuat manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Sebab, kontrak kerja sama antara operator dengan pemerintah itu harus diwakili oleh PT Transjakarta.

Apabila ada wanprestasi, PT Transportasi Jakarta bisa menyelesaikannya secara perdata. Sementara kalau kontraknya dengan pemerintah langsung, dipastikan sulit untuk menyelesaikannya.

Kedua, kata dia, Standar Pelayanan maksimum (SPM) angkutan umum harus dipersipakan lantaran saat ini operasionalnya belum cukup tepat dan harus diatur ulang. Ketiga, pemprov harus mengambil semua trayek angkutan umum yang ada.

Terakhir, Pemprov DKI harus mengikuti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang melakukan pengaturan integrasi transportasi antara bus, rel dan sebagainya. Pada bulan depan akan keluar Peraturan Presiden yang mengatur hal tersebut.

"Terpenting Pemprov DKI harus sudah memperhitungkan risiko pendapatannya yang dialihkan untuk sistem tersebut. Apabila semua angkutan umum diterapkan sistem tersebut, diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp5 hingga Rp8 triliun. Kalau semua sudah siap, saya optimis 2016 sudah bisa jalan, minimal pilot projectnya," katanya di Jakarta, Selasa 12 Mei 2015.

Sementara itu, PT Transjakarta dan Dinas Perhubungan yang berlaku sebagai garda terdepan dalam menjalankan sistem tersebut hingga kini belum mau berkomentar. Pada Senin 11 Mei 2015, Direktur PT Transportasi Jakarta Antonius Kosasih masih melakukan pembahasan terhadap penerapan sistem rupiah per kilometer. Dia mengaku belum pernah membicarakan sistem rupiah per kilometer kepada APTB.
(mhd)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Kembali Beroperasi Besok
4 Artis yang Suka Naik...
4 Artis yang Suka Naik Kendaraan Umum
Angkutan Umum Naikkan...
Angkutan Umum Naikkan Tarif, Dirjen Hubdat: Itu Mekanisme Pasar
Miris, Usaha Angkutan...
Miris, Usaha Angkutan Umum di Semarang Mati Suri
Dishub Sulsel Larang...
Dishub Sulsel Larang Angkutan Umum Tak Layak Beroperasi
Berita Terkini
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
14 menit yang lalu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
45 menit yang lalu
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
1 jam yang lalu
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
1 jam yang lalu
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
1 jam yang lalu
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved