Cegah Covid-19, Singapura Isolasi 20 Ribu Pekerja Asing

Senin, 06 April 2020 - 10:33 WIB
Cegah Covid-19, Singapura...
Petugas di bandara Singapura memeriksa suhu penumpang yang melintas. FOTO/Reuters
A A A
Dua asrama pekerja asing di Singapura terdeteksi mengalami peningkatan infeksi Covid-19. Untuk mengurangi penyebaran, otoritas Singapura menetapkan dua asrama tersebut sebagai area isolasi.

Seperti dilaporkan Channel News Asia, sekitar 19.800 pekerja asing yang bertempat tinggal di Asrama S11 @ Punggol dan asrama Westlite Toh Guan dikarantina di kamar mereka selama 14 hari ke depan. Demikian diumumkan oleh satuan tugas menteri untuk menangani COVID-19 pada Minggu (5/4).

Di kedua asrama itu ditemukan 90 kasus Covid-19, dengan cluster yang lebih besar berada di Asrama S11.
Langkah-langkah penyelamatan yang lebih jauh juga akan diluncurkan di semua asrama pekerja asing lainnya di Singapura.

“Tujuan utama dari semua tindakan ini adalah untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan semua orang. Bukan hanya warga negara Singapura, tetapi juga pekerja asing yang ada di sini, membantu perekonomian kita, dan majikan mereka,” kata Menteri Tenaga Kerja Singapura, Josephine Teo.

"Kami ingin memberi pekerja asing jaminan, bahwa tindakan ini diambil demi kepentingan mereka dan kesejahteraan mereka," lanjut Josephine.

Saat ini, suasana di dua asrama yang terisolasi itu dilaporkan “stabil” dan pekerja umumnya memahami perlunya tindakan pencegahan ini.

“Makanan gratis dan masker, termometer, pembersih tangan, dan makanan ringan akan diberikan kepada para pekerja untuk "mengangkat semangat mereka", kata Wakil Sekretaris Kementerian Tenaga Kerja (MOM) Jason Chen pada konferensi pers yang sama.

Langkah-langkah pencegahan juga telah diambil untuk melindungi pekerja, dengan akses ke fasilitas rekreasi diatur untuk mengurangi pencampuran pekerja. Pergerakan antar blok dilarang dan pekerja disarankan untuk menghentikan interaksi sosial dengan orang lain yang tidak tinggal di ruangan atau lantai yang sama.

Sebagai dukungan selama masa karantina, pekerja di dua asrama ini juga akan menerima dukungan medis di tempat dan penyaringan kesehatan yang ditingkatkan. Ini termasuk memeriksa dan melaporkan suhu mereka dua kali sehari dan pemantauan berkala untuk gejala demam dan pernapasan.

Mereka yang tidak sehat akan diisolasi dan dinilai oleh tenaga medis untuk perhatian lebih lanjut, kata kedua kementerian. Layanan pengiriman uang juga akan difasilitasi di lokasi, karena pihak berwenang memahami bahwa penting bagi pekerja untuk tetap dapat melakukan pengiriman uang ke kampung halaman.
(zys)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Kasus Infeksi COVID-19...
Kasus Infeksi COVID-19 Melonjak, Singapura Perpanjang Lockdown
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Studi Singapura Prediksi...
Studi Singapura Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir pada Desember
Peneliti Sebut Virus...
Peneliti Sebut Virus Covid-19 'Musnah' pada Awal 2021
Salip Indonesia, Kasus...
Salip Indonesia, Kasus Covid-19 di Singapura 8.014
Berita Terkini
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
46 menit yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
1 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
2 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
2 jam yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
3 jam yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah! Timnas Indonesia...
Sejarah! Timnas Indonesia U-20 Sukses Kalahkan Argentina U-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved