Dituduh Penyebab COVID-19, Rakyat Inggris Bakar BTS 5G

Senin, 06 April 2020 - 10:13 WIB
Dituduh Penyebab COVID-19,...
Tampak BTS 5G yang dibakar rakyat Inggris karena dianggap menyebabkan merebaknya virus Corona COVID-19. Foto/Giz China
A A A
Ada teori yang salah mengenai jaringan generasi kelima 5G. Bahkan anggapan yang salah juga melanda rakyat di negara maju dengan pemikiran modern semacam Inggris.

Selama dua minggu terakhir, ada kekhawatiran yang berkembang di sana bahwa 5G adalah penyebab pandemik virus Corona. Menurut laporan media, dua stasiun pangkalan 5G di Birmingham dan Merseyside, Inggris telah dibakar oleh penduduk.

Tindakan mereka terkait dengan rumor 5G adalah dalang utama dari virus Corona. Keyakinan ini secara konsisten menyebar di AS dan sebagian Eropa.

Pada awal 12 Maret di KTT Kesehatan di Arizona, dokter asal Amerika, Thomas Cowan, mengatakan, Afrika tidak memiliki 5G sehingga tidak ada kasus virus Corona di wilayah tersebut. Namun bertentangan dengan klaimnya, ribuan kasus COVID-19 ada di Afrika, meskipun di sana tidak ada 5G.

Sayangnya, teori tak masuk akal ini sangat populer di AS, Inggris, dan sebagian Eropa. Lebih buruk lagi, selebriti dengan jutaan pengikut "mengumumkan materi yang sama". Semakin populernya teori ini pada akhirnya memicu penghancuran dua BTS 5G di Inggris.

Selain itu, ungkap situs Giz China, banyak orang punya anggapan tak masuk akal bahwa Wuhan merupakan kota 5G pertama di dunia. Faktanya, Korea Selatan sudah memiliki lebih dari satu juta pelanggan 5G pada pertengahan 2019.Sedangkan China baru mengomersilkan 5G pada November 2019 dan saat itu 5G baru memasuki Wuhan.

Ini juga menunjukkan bahwa wabah COVID-19 di Wuhan tidak mungkin terkait jaringan internet supercepat 5G.
Asosiasi Komunikasi Seluler Inggris (UK Mobile) mengatakan, rumor itu mengkhawatirkan.

Selain itu, Departemen Media dan Olahraga Budaya Digital Inggris (DCMS) juga mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa sama sekali tidak ada bukti bahwa 5G terkait dengan virus Corona.

Menurut Dr Georges C Benjamin, Direktur Eksekutif American Public Health Association, COVID-19 disebabkan oleh virus yang berasal dari sumber hewan alami dan tidak ada kaitannya dengan 5G atau radiasi yang terkait dengan teknologi.
(zys)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Twitter Labeli Cuitan...
Twitter Labeli Cuitan Konspirasi 5G dan COVID-19
Inggris Bela Keputusan...
Inggris Bela Keputusan Soal Pencabutan Lockdown
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Kasus Infeksi Virus...
Kasus Infeksi Virus Corona Afrika Selatan Lampaui Inggris
Berita Terkini
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
19 menit yang lalu
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
9 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
11 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
12 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
13 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
13 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved