Benarkah Buang Angin Bisa Membuat Badan Kurus? Faktanya
Kamis, 01 Februari 2018 - 12:28 WIB
Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Makin banyak udara yang kita telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut. Oksigen ini terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus. Dibantu oleh bakteri serta reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus akhirnya menghasilkan karbondioksida, metana dan hidrogen yang disebut kentut atau buang angin.
Nah, guys, benarkah kentut membakar kalori yang pada akhirnya dapat membuat tubuh menjadi kurus? Ternyata, board-certified family dan bariatric physician, Spencer Nadolsky, D.O, dari American Board of Obesity Medicine mengungkapkan bahwa kentut tidak membakar kalori.
"Rata-rata orang memiliki sekitar 0,5 sampai 1,5 liter gas yang tertahan di saluran pencernaan per harinya. Dan orang bisa kentut sampai 20 kali per hari dan masih memiliki berat badan aslinya," jelasnya.
Dengan kata lain, kentut tidak membakar kalori seperti ketika kamu olahraga. Bukan hanya itu, kentut sendiri termasuk fungsi tubuh yang sangat pasif. Ketika gas keluar dari anus, otot menjadi rileks dan tekanan gas di perutlah yang melakukan semua pekerjaan mengeluarkan gas, jadi bukan hasil pembakaran kalori yang berasal dari aktivitas otot. Dengan kata lain, kentut tidak membakar kalori sama sekali.
Bahkan jika kamu kentut bekali-kali dan panjang, hal itu tidak membakar banyak kalori tubuh, hanya membuat perut lega dan tidak kembung lagi. Meski memang kamu perlu tenaga untuk mengeluarkannya, namun itu terhitung sangat sedikit sehingga tak bisa dianggap membakar banyak kalori. Tentu saja ini termasuk hal bagus, karena meski tidak membakar kalori tapi tubuh kamu tidak menyimpan sampah.
Nah, guys, benarkah kentut membakar kalori yang pada akhirnya dapat membuat tubuh menjadi kurus? Ternyata, board-certified family dan bariatric physician, Spencer Nadolsky, D.O, dari American Board of Obesity Medicine mengungkapkan bahwa kentut tidak membakar kalori.
"Rata-rata orang memiliki sekitar 0,5 sampai 1,5 liter gas yang tertahan di saluran pencernaan per harinya. Dan orang bisa kentut sampai 20 kali per hari dan masih memiliki berat badan aslinya," jelasnya.
Dengan kata lain, kentut tidak membakar kalori seperti ketika kamu olahraga. Bukan hanya itu, kentut sendiri termasuk fungsi tubuh yang sangat pasif. Ketika gas keluar dari anus, otot menjadi rileks dan tekanan gas di perutlah yang melakukan semua pekerjaan mengeluarkan gas, jadi bukan hasil pembakaran kalori yang berasal dari aktivitas otot. Dengan kata lain, kentut tidak membakar kalori sama sekali.
Bahkan jika kamu kentut bekali-kali dan panjang, hal itu tidak membakar banyak kalori tubuh, hanya membuat perut lega dan tidak kembung lagi. Meski memang kamu perlu tenaga untuk mengeluarkannya, namun itu terhitung sangat sedikit sehingga tak bisa dianggap membakar banyak kalori. Tentu saja ini termasuk hal bagus, karena meski tidak membakar kalori tapi tubuh kamu tidak menyimpan sampah.
(sss)