Bergabung dengan PSM Makassar, Hery Berpeluang Rasakan Juara
Sabtu, 09 Maret 2019 - 13:34 WIB
HERY PRASETYO. Bergabung dengan PSM Makassar membuat Hery Prasetyo, kiper anyar PSM Makassar, berpeluang menikmati gelar juara. Terlebih PSM Makassar mengikuti empat turnamen. Foto: Istimewa
A
A
A
Bergabung dengan PSM Makassar membuat Hery Prasetyo, kiper anyar PSM Makassar, berpeluang menikmati gelar juara. Terlebih PSM Makassar sedang mengikuti empat turnamen.
Berkelana bersama lima tim sepanjang karirnya, Hery belum pernah membawa satu pun klub meraih titel juara. Mulai dari Persibo Bojonegoro, Persik Kediri, Gresik United, Persebaya Surabaya, dan Madura United.
“Selama bermain sebagai pemain profesional masih banyak yang belum tercapai. Yang paling utama, ingin sekali membawa tim menjadi juara turnamen atau kompetisi,” ucap Hery.
Hery mengatakan, prestasi terbaiknya di tim profesional adalah saat membawa Persibo naik kasta dari divisi dua ke divisi satu pada 2010. "Lalu untuk karir junior membantu PON Jatim meraih emas pada PON 2008,” cerita Hery kepada SINDOnews.
Setelah bergabung bersama PSM Makassar, kiper berusia 34 tahun dengan tinggi 1,78 meter ini memiliki kans untuk merasakan puncak karirnya.
“Kami tentu akan bekerja keras. Mudah-mudahan saja ada yang bisa kita juarai,” harapnya.
Soal kesempatan untuk bermain atau diturunkan dalam pertandingan, Hery optimis memiliki kesempatan. Apalagi PSM Makassar memiliki jadwal yang cukup padat untuk beberapa bulan ke depan.
“PSM sekarang mengikuti empat turnamen dan kompetisi. Jadi kesempatan untuk bermain pasti akan ada. Namun terlepas siapa pun yang main, kita tetap harus saling mendukung,” urainya.
Di mata Hery, sesama kiper bukanlah sebuah persaingan. Tetapi saling menyemangati agar jala gawang PSM Makassar tetap aman dari lawan.
Berkelana bersama lima tim sepanjang karirnya, Hery belum pernah membawa satu pun klub meraih titel juara. Mulai dari Persibo Bojonegoro, Persik Kediri, Gresik United, Persebaya Surabaya, dan Madura United.
“Selama bermain sebagai pemain profesional masih banyak yang belum tercapai. Yang paling utama, ingin sekali membawa tim menjadi juara turnamen atau kompetisi,” ucap Hery.
Hery mengatakan, prestasi terbaiknya di tim profesional adalah saat membawa Persibo naik kasta dari divisi dua ke divisi satu pada 2010. "Lalu untuk karir junior membantu PON Jatim meraih emas pada PON 2008,” cerita Hery kepada SINDOnews.
Setelah bergabung bersama PSM Makassar, kiper berusia 34 tahun dengan tinggi 1,78 meter ini memiliki kans untuk merasakan puncak karirnya.
“Kami tentu akan bekerja keras. Mudah-mudahan saja ada yang bisa kita juarai,” harapnya.
Soal kesempatan untuk bermain atau diturunkan dalam pertandingan, Hery optimis memiliki kesempatan. Apalagi PSM Makassar memiliki jadwal yang cukup padat untuk beberapa bulan ke depan.
“PSM sekarang mengikuti empat turnamen dan kompetisi. Jadi kesempatan untuk bermain pasti akan ada. Namun terlepas siapa pun yang main, kita tetap harus saling mendukung,” urainya.
Di mata Hery, sesama kiper bukanlah sebuah persaingan. Tetapi saling menyemangati agar jala gawang PSM Makassar tetap aman dari lawan.
(kem)