Sering Tebang Pohon Hutan Lindung di Gowa, 6 Warga Ditangkap

Minggu, 03 Februari 2019 - 10:40 WIB
Sering Tebang Pohon...
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga memberi keterangan terkait 6 orang yang diduga melakukan pembalakan liar di Tombolopao. Foto : Herni Amir/SINDOnews
A A A
Enam warga Dusun Matteko Desa Erelembang, Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa ditangkap aparat Polres Gowa.

Mereka ditangkap karena diduga sebagai perambah hutan lindung. Keenam pelaku masing-masing berinsial DPB (29 tahun) merupakan Ketua RT Dusun Matteko, NT (64 tahun) Ketua RK Dusun Matteko yang berperan menyuruh penebangan.

Selain itu, NC (40 tahun), NS (43 tahun) petani, SM (20 tahun) petani, dan AL (31 tahun) petani yang berperan melakukan penebangan.

"Setelah dilakukan penyelidikan, petugas kini berhasil menemukan 6 tersangka yang melakukan perambahan hutan dengan modus menggergaji pohon-pohon pinus tersebut dan membiarkannya di areal Dusun Matteko," ungkap Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, didampingi Kapolsek Tombolopao IPTU Jamarang kepada SINDOnews, Minggu (03/02/2019).

Dia menjelaskan, para pelaku telah menebang 56 pohon pinus yang dilakukan tidak sampai sehari. Modus pelaku melakukan penebangan pohon yakni berdalih untuk menghindari terganggunya tiang listrik yang terpasang di area tersebut.

"Namun kami yakin bahwa para pelaku melakukannya atas dasar motif ekonomi," kata Shinto.

Sejumlah barang bukti pun kini diamankan dari tangan pelaku, diantaranya 2 (dua) unit gergaji mesin (chainsaw), 2 batang kayu pinus yang telah dibelah, dan 2 lembar papan yang telah diolah.

Para pelaku pun kini dijerat dengan pasal 94 jo pasal 19 dan/atau pasal 84 jo pasal 12 dan/atau pasal 82 jo pasal 12 UU RI No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp10 miliar.

Kapolres menjelaskan perambahan yang terjadi pada hutan, khususnya hutan lindung yang berada di dataran tinggi wilayah Kabupaten Gowa menjadi salah satu sumber penyebab terjadinya bencana.

Hal itu pun berdampak dengan tidak adanya lagi kemampuan pohon untuk meresap air, sehingga menyebabkan air dengan lancar mengalir dan menimbulkan volume yang cukup besar pada sungai-sungai.

"Untuk itu, kami tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas hukum bagi para pelaku yang melakukan perambahan hutan, khususnya hutan lindung," tegas Shinto Silitonga.

Saat ini pihaknya mengidentifikasi 6 titik lokasi yang diduga telah terjadi kejahatan lingkungan, diantaranya Tombolopao, Tinggimoncong, Biringbulu, Tompobulu, Bungaya, dan Manuju dengan beragam modus diantaranya perambahan hutan dengan menebang pohon.

Selain itu, peralihan fungsi hutan menjadi perkebunan, eksploitasi terhadap getah pinus yang diambil dengan cara yang tidak sesuai SOP yang mengakibatkan matinya pohon pinus.
(sss)
Berita Terkait
Kapolres Gowa Ziarah...
Kapolres Gowa Ziarah ke Makam Pahlawan di Momen Hari Jadi Gowa ke-700
Antisipasi Bencana,...
Antisipasi Bencana, Polres Fakfak Gelar Apel Kesiapsiagaan
Penyusunan RDTR Kawasan...
Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya Berbasis Mitigasi Bencana
Menikmati Pesona Alam...
Menikmati Pesona Alam Bukit Bollangi di Kabupaten Gowa
Bendungan Bili-bili...
Bendungan Bili-bili Aman, Masyarakat Diimbau Tak Resah
Rumah Diterjang Longsor,...
Rumah Diterjang Longsor, 5 Keluarga di Biringbulu Gowa Mengungsi
Berita Terkini
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
15 menit yang lalu
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
59 menit yang lalu
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
2 jam yang lalu
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
2 jam yang lalu
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
10 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved