Hendra Wijaya Sebut PSM Makassar Selalu Dikerjai Wasit
Selasa, 04 Desember 2018 - 11:19 WIB
HENDRA WIJAYA. Pemain bertahan PSM Makassar, Hendra Wijaya mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit yang memimpin laga PSM Makassar versus Bhayangakara FC di Stadion PTIK. Foto: Muchtamir Zaide/SINDOnews
A
A
A
Pemain bertahan PSM Makassar, Hendra Wijaya mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit yang memimpin laga PSM Makassar versus Bhayangakara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Senin (3/12).
Pertandingan itu dipimpin oleh wasit Hadiyana, asal Bekasi, didampingi oleh asisten wasit satu dan dua yakni Tri Wahyudi dan Slamet.
Hendra mengklaim, Hadiaya banyak melakukan keputusan yang merugikan timnya. Situasi itu kata dia, membuat konsentrasi rekan-rekannya terganggu.
“Menurut saya, pengadil di lapangan (malam ini), itu sebenarnya tidak adil,” tegas Hendra dalam sesi konferensi pers usai laga.
Bukan cuma laga kontra Bhayangakara FC, Hendra menyebut PSM Makassar selalu dicurangi di beberapa pertandingan. Baik itu saat Juku Eja bermain kandang, lebih-lebih saat harus menjalani pertandingan tandang.
Hal itu, membuat pemain asal Sungguminasa, Gowa itu berharap wasit Liga 1 kedepannya, sedianya berlaku adil. Apakah kepada tim tuan rumah, terlebih kepada tim tamu.
“Setiap pertandingan itu, sebaiknya wasit harus lebih jujur lagi. Saya tidak tahu, di mana-mana PSM, baik di kandang maupun di luar kandang, kita selalu dikerjai,” ujar Hendra dengan nada yang tidak terima.
Diturunkan sejak menit awal, Hendra sedianya mampu menjaga sisi kanan pertahanan PSM. Terbukti, pemain yang sudah membela Juku Eja selama satu dekade itu, selalu memotong serangan Bhayangkara FC.
Hanya saja, dia mengalami kesakitan di bagian ototnya di babak kedua. Sehingga harus ditarik di menit (76) dan digantikan oleh Asnawi Mangkualam Bahar.
Pertandingan itu dipimpin oleh wasit Hadiyana, asal Bekasi, didampingi oleh asisten wasit satu dan dua yakni Tri Wahyudi dan Slamet.
Hendra mengklaim, Hadiaya banyak melakukan keputusan yang merugikan timnya. Situasi itu kata dia, membuat konsentrasi rekan-rekannya terganggu.
“Menurut saya, pengadil di lapangan (malam ini), itu sebenarnya tidak adil,” tegas Hendra dalam sesi konferensi pers usai laga.
Bukan cuma laga kontra Bhayangakara FC, Hendra menyebut PSM Makassar selalu dicurangi di beberapa pertandingan. Baik itu saat Juku Eja bermain kandang, lebih-lebih saat harus menjalani pertandingan tandang.
Hal itu, membuat pemain asal Sungguminasa, Gowa itu berharap wasit Liga 1 kedepannya, sedianya berlaku adil. Apakah kepada tim tuan rumah, terlebih kepada tim tamu.
“Setiap pertandingan itu, sebaiknya wasit harus lebih jujur lagi. Saya tidak tahu, di mana-mana PSM, baik di kandang maupun di luar kandang, kita selalu dikerjai,” ujar Hendra dengan nada yang tidak terima.
Diturunkan sejak menit awal, Hendra sedianya mampu menjaga sisi kanan pertahanan PSM. Terbukti, pemain yang sudah membela Juku Eja selama satu dekade itu, selalu memotong serangan Bhayangkara FC.
Hanya saja, dia mengalami kesakitan di bagian ototnya di babak kedua. Sehingga harus ditarik di menit (76) dan digantikan oleh Asnawi Mangkualam Bahar.
(kem)