Corona Mewabah, Paus Fransiskus Kecam Pencari Untung Cepat

Kamis, 09 April 2020 - 07:26 WIB
Corona Mewabah, Paus...
Paus Fransiskus berbicara di perpustakaan di Vatikan, Rabu (8/4/2020). Foto/Reuters
A A A
Di tengah wabah virus Corona baru, Covid-19, masih ada saja tangan-tangan kotor yang mencari untung cepat di atas penderitaan umat manusia. Tindakan kotor itu, mendapat kecamatan keras dari Paus Fransiskus.

Dia juga menyoroti "kemunafikan" sejumlah politisi dalam menangani krisis kesehatan dunia itu. Di awal Misa paginya, Paus meminta perubahan hati mereka yang mencoba menghasilkan uang dari penderitaan orang lain.

"Orang yang pada masa pandemi ini, berbisnis dengan mereka yang membutuhkan, yang mengambil keuntungan mereka yang membutuhkan dan menjual pada mereka, rentenir dan banyak lainnya," ungkap Paus Fransiskus.

"Semoga Tuhan menyentuh hati mereka dan mengubah mereka," papar Paus.

Pandemi corona telah membunuh 81.400 orang di penjuru dunia. Lebih dari 16.500 orang meninggal di Italia.

Polisi menahan dua pria di Italia utara pekan lalu karena mencuri masker dan cairan sanitasi dari satu rumah sakit dan menjualnya dengan harga sangat mahal di internet.

Bulan lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang menimbun dan menaikkan harga persediaan medis. Departemen Kehakiman AS telah menyusun gugus tugas untuk menyelidiki berbagai praktek pelanggaran hukum itu.

Pejabat anti-Mafia di Italia memperingatkan berbagai kelompok kriminal terorganisir yang memanfaatkan krisis untuk meminjamkan uang dengan bunga tinggi pada para pemilik usaha kecil yang mencoba bertahan hidup selama lockdown atau setelahnya untuk membangun kembali bisnisnya.

Pemerintah Italia menjanjikan uang untuk membantu bisnis kecil tapi banyak ekonomi khawatir dana itu tidak cukup.

Paus menyatakan krisis itu memiliki dampak sangat banyak. "Krisis ini mempengaruhi kita semua, kaya dan miskin, dan menyoroti kemunafikan," papar Paus.

"Saya khawatir dengan kemunafikan tokoh-tokoh politik tertentu yang bicara menghadapi krisis, masalah kelaparan di dunia, tapi juga memproduksi senjata," kata Paus tanpa menyebut nama negara atau politisi itu.

"Ini waktunya untuk berubah dari jenis kemunafikan fungsional itu. Ini waktunya untuk integritas. Kita bersatu dengan keyakina nkita atau kita kalah semuanya," ungkap dia.
(eyt)
Berita Terkait
Paus Fransiskus dan...
Paus Fransiskus dan Mantan Paus Benediktus Disuntik Vaksin COVID-19
Paus Fransiskus: Bergosip...
Paus Fransiskus: Bergosip Adalah Wabah yang Lebih Buruk daripada Covid
Orang Berbondong ke...
Orang Berbondong ke Luar Negeri Hindari Penguncian, Paus Fransiskus Kesal
Paus Francis: Sebarkan...
Paus Francis: Sebarkan Hoaks Tentang COVID-19 Pelanggaran HAM
Sakit Apa yang Diderita...
Sakit Apa yang Diderita Paus Fransiskus sehingga Kondisinya Kritis?
Paus Fransiskus Terus...
Paus Fransiskus Terus Berjuang Melawan Pneumonia
Berita Terkini
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
32 menit yang lalu
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
3 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
3 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
5 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
5 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
6 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved