Setelah Pasar Kapasan, Kini Pusat Grosir Surabaya Ditutup

Sabtu, 04 April 2020 - 20:02 WIB
Setelah Pasar Kapasan,...
Para pedagang di Pasar Kapasan mulai membawa barang dagangan untuk dibawa ke rumah masing-masing. Mereka akan menjalani isolasi diri selama 14 hari setelah diketahui seorang pedagang positif Covid-19. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
Setelah menutup pasar Kapasan, Pemkot Surabaya kembali menutup Pusat Grosir Surabaya (PGS) untuk mewaspadai sebaran virus Corona.

PGS sendiri merupakan pusat grosir terbesar di Indonesia Timur yang selalu menjadi rujukan masyarakat.

Selama seharian ini, baik di Pasar Kapasan maupun di PGS para pedagang sibuk membawa pulang barang dari toko dan stan mereka. Rencananya, mulai Minggu (5/4/2020), kedua pasar besar dan legendaris di Kota Pahlawan itu akan dilakukan penutupan selama 14 hari ke depan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser, mengatakan, pihaknya sebelumnya telah melakukan komunikasi dengan General Manager (GM) Pasar PGS terkait penutupan sementara pasar tersebut.

Alhasil, pihak manajemen pun merespon baik keputusan itu, lantaran demi kebaikan dan keselamatan warga Surabaya.

“Sudah dijelaskan dan mereka setuju. Seluruh pedagang diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Jadi sudah clear,” kata Fikser ketika ditemui di Balai Kota Surabaya, Sabtu (4/4/2020).

Menurut dia, terkait dengan penutupan Pasar Kapasan, Fikser menyebut, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya dan sudah menyepakati keputusan tersebut.

“Kalau Pasar Kapasan lewat PD Pasar Surya, sudah sepakat juga. Penutupannya mulai besok sampai 14 hari ke depan,” jelas dia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya ini juga menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyemprotan secara menyeluruh. Tidak hanya di dalam mal atau pasar, tetapi di area sekitar juga ikut disemprot hingga perkampungan. Bahkan, alat yang digunakan pun tidak hanya menggunakan mobil PMK, tetapi juga pesawat drone.

“Dari tampak depan pasar, belakang, samping, masuk ke dalam perkampungan padat penduduk,” kata dia.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan, ketika terdapat satu karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka protokol kesehatannya yakni melakukan karantina terbatas untuk lokasi tersebut selama 14 hari.

“Kami tidak akan berhenti memberikan edukasi kepada pedagang, kenapa maksud dan tujuan dari pada diadakannya karantina,” kata Eddy.

Eddy mengungkapkan, saat ini jumlah pasien positif mengalami kenaikan sekitar 33 pasien. Makanya, pihaknya mengajak warga agar lebih waspada atas perkembangan ini. Semua ini dilakukan agar tidak bertambah jumlah warga yang positif Covid-19. “Kita harus waspada dan lebih waspada dengan perkembangan ini. Tetap ikuti anjuran pemerintah,” kata dia.
(nth)
Berita Terkait
Pandemi, Pedagang Tradisional...
Pandemi, Pedagang Tradisional Pusat Grosir Surabaya Pasarkan Produk Secara Online
CrediMart Percepat Distribusi...
CrediMart Percepat Distribusi Stok Mitra Toko Grosir Konvensional
Pusat Grosir Cililitan...
Pusat Grosir Cililitan Kembali Dibuka, Pedagang dan Pengunjung Wajib Tunjukan Bukti Vaksinasi Covid-19
Setelah Tutup Dua Pekan,...
Setelah Tutup Dua Pekan, Pusat Grosir Surabaya Kembali Dibuka
Startup Ini Permudah...
Startup Ini Permudah Resto Pesan Bahan Baku Makanan lewat Aplikasi
Pusat Grosir Senen Jaya,...
Pusat Grosir Senen Jaya, Surganya Para penggemar Jam
Berita Terkini
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
32 menit yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
2 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
12 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
13 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
13 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
14 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved