Pilkada

Solo nihil laporan pelanggaran Pilgub Jateng

Minggu,  26 Mei 2013  −  22:02 WIB
Solo nihil laporan pelanggaran Pilgub Jateng
Ilustrasi

Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), memastikan dugaan pelanggaran selama pencoblosan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng coblosan nihil selama coblosan. Ini diperoleh dari laporan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di 981 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Solo.

"Hasil rekap formulir C1 menunjukkan tidak ada dugaan pelanggaran Pilgub. Baik itu di tingkat kelurahan, kecamatan dan di tingkat kota," ujar Ketua Panwaslu Solo, Sri Sumanta, Minggu (26/05/2013) petang.

Meski demikian Panwaslu masih membuka posko pengaduan, bilamana masyarakat ingin menyampaikan laporannya menyangkut jalannya coblosan dalam tujuh hari setelah kejadian.

Sri Sumanta menambahkan, tim sukses pasangan Cagub-Cawagub Jateng Bibit Waluyo-Sudijono Sastroadmodjo (Bissa) sempat mengadukan keberadaan sekelompok orang yang mengenakan atribut timses pasangan calon di TPS.

Menurut timses Bissa, hal ini kurang etis dan dapat memengaruhi pemilih secara psikologis. Namun Sri memastikan fakta tersebut tidak masuk dalam kategori pelanggaran pemilu.

"Kami tidak mendapati indikasi pelanggaran ketika pendukung Gagah memakai kaus merah dan bergambar banteng. Sebab, mereka tidak memakai atribut pasangan calon," jelasnya.

Sementara itu hasil perhitungan cepat Panwaslu Solo menyatakan pasangan Cagub-Cawagub Jateng nomor urut tiga memenangkan pemilu kepala daerah.

"Akurasi sampai 100 persen karena sumber data adalah formulir C1, yaitu perolehan di tiap TPS yang dihimpun PPL (petugas pemantau lapangan)," kata dia.

Rekapitulasi Hasil Quick Count Panwaslu Kota Solo:
1. Pasangan HP-Don =29.334 atau 12,27 persen
2.Pasangan Bissa =21.314 atau 8,92 persen
3.Pasangan Gagah=18.8356 atau 78,81 persen

Total surat suara sah: 239.004
Total surat suara tidak sah: 22.384


(rsa)

views: 1.253x
shadow