Dua Penerbangan Garuda Rute Malang-Jakarta Dialihkan

Selasa, 09 Agustus 2016 - 13:31 WIB
Dua Penerbangan Garuda...
Dua Penerbangan Garuda Rute Malang-Jakarta Dialihkan
A A A
MALANG - Penerbangan maskapai Garuda Indonesia pada Selasa (9/8/2016) dengan nomor penerbangan GA291 dan GA293 dari Bandara Abdulrachman Saleh, Malang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten dialihkan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Pengalihan rute dari Malang-Jakarta menjadi Juanda-Jakarta disebabkan aktivitas sebaran abu vukanik Gunung Bromo.

Salah seorang penumpang, Feby (23) mendapatkan informasi dari Kantor Pelayanan Garuda di Hotel Savana, Malang sekitar pukul 10.00 WIB tentang pengalihan rute tersebut. Calon penumpang diminta mengonfirmasi langsung ke kantor pelayanan di Bandara Abdulrachman Saleh.

Tiba di kantor pelayanan Garuda Indonesia di Bandara Abdulrachman Saleh, Feby diinformasikan oleh petugas customer service bahwa Garuda Indonesia menyediakan bus untuk penumpang yang mengalami pengalihan rute. Bus yang disediakan Garuda Indonesia akan berangkat dari Malang menuju Surabaya sekitar pukul 12.30 WIB.

Berdasarkan pengamatan Sindonews, pihak Garuda Indonesia juga memajang pengumuman pengalihan penerbangan di kaca bagian customer service.

"Bagi penumpang GA 291/293/MLG-CGK akan kami alihkan ke Bandara Juanda Surabaya menggunakan transportasi darat (bus). Bus akan diberangkatkan dari Bandara Malang Bus-01 jam 10.30, bus-02 jam 12.30," bunyi pengumuman tersebut.

Penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 291 akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda pada pukul 15.00 dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 16.35.

Sementara penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 293 akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda pada pukul 17.00 dan tiba di Jakarta pada pukul 18.35.

Selain Feby, penumpang lain juga sudah terinfo terkait pengalihan penerbangan sejak pukul 09.00. Namun ada juga penumpang yang kecewa karena tidak diberitahukan sebelumnya.

"Mbak kan sudah tahu nomor telepon dan alamat email saya, kenapa tidak diberitahukan sebelumnya," kata wanita yang belakangan diketahui bernama Yuli Rindiawati, kepada petugas customer service Garuda Indonesia.

Wanita 43 tahun yang sudah menetap di Australia tersebut kecewa lantaran pihak Garuda tidak memberitahukan sebelumnya bahwa ada pengalihan penerbangan. Padahal, dia sudah memesan hotel transit di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sebelum melanjutkan penerbangan ke Sydney Australia.

"Saya kan sudah pesan hotel untuk menunggu penerbangan selanjutnya ke Australia. Kalau begini kan saya rugi, sudah booking hotel transit," ucap Yuli.
(zik)
Berita Terkait
Syarat Wajib PCR Maskapai...
Syarat Wajib PCR Maskapai Udara Dikeluhkan, Penumpang Jadwal Ulang Penerbangan
Kemenhub Izinkan Maskapai...
Kemenhub Izinkan Maskapai Sesuaikan Tarif Penerbangan
Maskapai TransNusa Layani...
Maskapai TransNusa Layani Penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur
Jelang Pembukaan Kembali...
Jelang Pembukaan Kembali Pintu Internasional di Bali
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
9 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
11 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
11 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
12 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
14 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
14 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved