RPA Perindo Berharap Pelaku Pemerkosaan Anak di Cempaka Putih Dihukum Maksimal

Kamis, 19 Januari 2023 - 08:12 WIB
loading...
RPA Perindo Berharap...
Ketua Umum RPA Perindo Jeannie Latumahina saat konferensi pers tentang kasus pemerkosaan anak di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Foto/Nur Khabibi
A A A
JAKARTA - HJ (40), pelaku pemerkosaan anak warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ditangkap. Relawan Perempuan dan Anak Perindo (RPA Perindo) berharap pelaku dihukum maksimal.

"RPA Perindo mengadakan konpers sehubungan ditangkapnya pelaku pemerkosaan anak di bawah umur di Polres Metro Jakpus pada hari ini pagi tadi sudah ditangkap," kata Ketua Umum RPA Perindo Jeannie Latumahina, Rabu (18/1/2023).

Partai Perindo, yang dikenal peduli dan bekerja nyata turun tangan melindungi hak perempuan dan anak, terus menindaklanjuti perkembangan kasus tersebut. Hal itu demi memastikan keamanan anak-anak generasi penerus bangsa terhindar dari predator yang bisa mengganggu masa depan mereka.

Menurut Jeannie, dengan adanya penangkapan ini, ia berterima kasih kepada jajaran Polres Metro Jakarta Pusat yang telah melakukan penangkapan. Namun, ia meminta agar penanganan kasus serupa dan kasus-kasus lainnya tidak lama seperti laporan yang dimaksud.

Baca juga: HT Ungkap 2 Fokus Perjuangan RPA Perindo

"Sebagai catatan ini adalah proses yang paling lama, delapan bulan baru pelakunya ditangkap. Harapan kami supaya secepatnya diproses sesuai UU yang berlaku dan pelaku mendapat hukuman yang maksimal," pungkasnya.

Sementara, ibu korban, R (39), menyebut kondisi anaknya mulai membaik. "Alhamdulillah dia sudah pulih berkat P2TP2A di daerah Pulogadung itu, dokter psikolog dan dokter anaknya sudah membantu, terima kasih," ucapnya di Kantor RPA Perindo, Rabu (18/1/2023).

Penuntasan kasus ini dikawal penuh RPA Perindo. RPA Perindo melakukan pendampingan hukum, mendampingi hingga pemulihan kondisi korban. RPA Perindo membawa korban ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk mendapatkan perawatan pemulihan kondisi psikis.

Menurut R, konsultasi sudah dilakukan sebanyak empat kali. Setelah rangkaian itu dilakukan, akhirnya kondisi psikis anaknya sudah normal kembali.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved