Diikuti 152 Orang, Peserta PKPA Peradi Jakbar-Ubhara Jaya Diminta Jaga Kualitas

Minggu, 15 Januari 2023 - 22:03 WIB
loading...
Diikuti 152 Orang, Peserta...
Sebanyak 152 peserta mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dilakukan Peradi Jakarta Barat-Ubhara Jaya. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Sebanyak 152 peserta mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dilakukan Peradi Jakarta Barat-Ubhara Jaya. Ratusan peserta itu diharapkan menjadi advokat yang profesional, berkualitas, dan berintegritas.

"Angkatan XX DPC Peradi Jakbar-Ubhara Jaya diikuti 152 orang. Jadi advokat yang profesional, berkualitas, dan berintegritas," ujar Ketua Panitia PKPA Angkatan XX DPC Peradi Jakbar‎-Ubhara Jaya Fortuna Alvariza, Minggu (15/1/2023).

Ketua DPC Peradi Jakarta Barat Suhendra Asido Hutabarat mengimbau peserta PKPA terus meningkatkan ilmu pengetahuan dan perundang-undangan di antaranya KUHP anyar yang bakal diterapkan.
Baca juga: Berkolaborasi dengan Binus, Peradi Jakbar Kembali Gelar PKPA

“Terus meningkatkan kemampuan di bidang hukum, termasuk menguasai KUHP baru yang segera diimplementasikan,” ujar Asido.

Sesuai pesan Ketum Peradi Otto Hasibuan, pihaknya sangat menekankan kualitas, profesionalisme, dan integritas dalam mencetak advokat sebagaimana amanat UU Advokat Nomor 18 Tahun 2003.

Untuk menjaga itu, dalam acara yang dihelat secara hybrid pihaknya terus menyelenggarakan PKPA yang berkualitas bekerja sama dengan sejumlah universitas di antaranya Ubhara Jaya yang saat ini untuk ke-20 kalinya.

“Disampaikan Otto bahwa Peradi sangat menjaga sekali kualitas. Jadi kalau bisa dibilang produk, kita original,” ucapnya.

Dia mengingatkan jika nantinya para peserta PKPA lulus menjadi advokat, harus memberikan layanan hukum cuma-cuma atau gratis (probono) bagi masyarakat kurang mampu ‎yang tengah mencari keadilan. Pemberian probono ini terus digalakkan Peradi melalui Pusat Bantuan Hukum (PBH) yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Peradi sekarang sudah memiliki sekitar 180 DPC di seluruh Indonesia, PBH-nya sudah 152 dan akan terus bertambah. Kebetulan saya ketua PBH Peradi,” kata Asido.

Dia juga mengajak peserta PKPA angkatan XX DPC Peradi Jakbar-Ubhara Jaya untuk berjuang mewujudkan Peradi sebagai wadah tunggal (single bar) organisasi advokat ‎yang menjadi amanat UU Advokat Nomor 18 Tahun 2003.

‎Otto Hasibuan secara virtual mengingatkan jangan bercita-cita menjadi advokat hanya demi mencari uang, mobil mewah atau harta kekayaan. "Sebab, kalau Anda menjadikan cita-cita menjadi advokat untuk mendapatkan uang berpotensi menghalalkan secara cara,” ujarnya.

Dia berpesan tingkatkan kemampuan, kualitas, profesionalisme, dan integritas karena prestasi itu yang akan menentukannya.

Wakil Rektor IV Ubhara Jaya Zahara Tussoleha Rony mengatakan, ‎peningkatan kualitas dan kemampuan diri sangat penting agar mampu memanfaatkan pesatnya teknologi yang juga menyebabkan disrupsi.

Menurut penelitian, banyak profesi akan hilang. Lima tahun lagi 60 persen profesi yang ada akan digantikan karena adanya teknologi, tapi tidak termasuk advokat.‎

“Karenanya, sambutlah tantangan ini dengan semangat dan berliterasi, belajar, dan berkembang sebagai advokat yang andal dan profesional,” katanya.

Dia mengaku bangga kepada DPC Peradi Jakbar yang terus menjaga kualitas dalam mencetak advokat sehingga selalu menjadi pilihan para calon advokat. “Ini menunjukkan kualitas dan konteks telah dipersiapkan dengan baik dan semakin baik,” ujar Zahara.

Acara juga dihadiri jajaran DPC Peradi Jakbar dan Dekan Fakultas Hukum (FH) Ubhara Jaya Slamet Pribadi‎; Ketua Bidang PKPA, Sertifikasi, dan Kerja Sama Universitas DPN Peradi Firmanto Laksana Pangaribuan, yang secara resmi menutup PKPA Angkatan XX DPC Peradi Jakbar-Ubhara Jaya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Rekomendasi
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup F: Swedia Temani Belanda dan Jepang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Belanda Kunci Juara...
Belanda Kunci Juara Grup F usai Kalahkan Tunisia 3-1
Berita Terkini
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved