alexa snippet

Kapolda Sumsel Ancam Tindak Mafia Minyak

Kapolda Sumsel Ancam Tindak Mafia Minyak
Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri mengancam, akan menindak semua kelompok usaha memiliki minyak mentah ilegal yang melanggar hukum (mafia). (Ilustrasi/Sindonews).
A+ A-
PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri mengancam, akan menindak semua kelompok usaha memiliki minyak mentah ilegal yang melanggar hukum (mafia).

"Masalah minyak ini ada berapa kelompok dalam persaingannya, kalau semua ini melakukan pelanggaran semua kelompok melanggar hukum. Kita tidak Semua," kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Iza Fadri, di Mapolda Sumsel.

Dia mengatakan, terdapat beberapa kelompok yang menjalani usaha dengan memiliki minyak mentah secara ilegal.

Masing-masing kelompok ini bersaing untuk mempertahankan usaha ilegalnya dan mencoba menjatuhkan kelompok lain dengan memanfaatkan tugas Polri.

Dari investigasi yang dilakukan Polda Sumsel, ungkap Iza, ada satu kelompok yang mengajak seorang oknum anggota intel Polda Sumsel untuk kerja sama.

Anggota berpangkat Brigadir Polisi itu dimanfaatkan untuk mencari informasi dimana pergerakan anggota Polri yang sedang melacak keberadaan pembeli-pembeli minyak mentah secara ilegal.

Atas adanya informasi oknum ini, kelompok yang menugaskan dirinya tak heran berhasil meloloskan diri dari patroli aparat kepolisian.

"Sebaliknya, jika ada kelompok lain yang melintas di wilayah Sumsel dengan mengangkut minyak mentah ilegal, dia akan memberi informasi kepada anggota Polri yang lain untuk melakukan penyergapan. Cara inilah yang dipakai oleh masing-masing kelompok minyak untuk memusnahkan saingannya," ungkap Kapolda.

Saat ini, ada oknum intel Polda Sumsel yang dipekerjakan oleh kelompok minyak ilegal, juga tidak ragu untuk memberi informasi adanya pengangkutan minyak ilegal kepada anggota TNI.

Dengan kata lain, jika mengetahui adanya kelompok minyak selain kelompok yang menugaskannya, dia tidak ragu memberikan informasi kepada anggota TNI untuk melakukan penggerebekan dan penangkapan.

Hal Ini sudah dilakukan oknum tersebut pada beberapa hari yang lalu, tepatnya saat ada anggota TNI yang menangkap dua truk yang sedang mengangkut BBM ilegal di Jalan Ratu Prawira Negara.

Anggota TNI diketahui datang di lokasi penangkapan setelah adanya informasi yang diberikan oleh oknum tersebut.

Untuk itu saat ini oknum tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Propam Polda Sumsel.
halaman ke-1 dari 2
loading gif
Top