alexametrics

Sosialisasi dari Mulut hingga Siaran Radio

loading...
Sosialisasi dari Mulut hingga Siaran Radio
Heru Mei Yanto (dua dari kanan) tengah menjalani penilaian dalam lomba KB pria tingkat DIY di Kecamatan, Pengasih.
A+ A-
Keluarga Berencana selama ini lebih identik dengan kaum hawa. Kaum pria jarang ikut menjadi akseptor aktif.

Namun semenjak bupati gencar dengan kampanye KB pria berhadiah kambing, kini banyak kaum laki-laki yang ikut menjadi peserta KB melalui metode operasi pria (MOP) yang lebih dikenal dengan vasektomi.

Saat ini banyak muncul kelompok KB pria yang tersebar di Kulonprogo. Salah satunya, Kelompok Keluarga Berencana (KB) Pria Pandawa dari Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih. Kelompok ini pun ditunjuk menjadi wakil Kulonprogo dalam lomba KB tingkat DIY. Heru Mei Yanto, salah satu peserta juga maju sebagai motivator mewakili Kulonprogo. Ketua KB Pria Pandawa Arief Budiyanto mengaku, kelompok ini telah terbentuk sejak 2005 silam. Namun sampai dengan 2012, kelompok ini hanya memiliki tujuh akseptor.

Justru mulai 19 Agustus 2013 sampai dengan 2015, kelompok ini berkembang pesat. Setidaknya sudah ada penambangan 46 akseptor MOP. Kelompok yang bersekretariat di Balai Desa Pengasih memiliki beragam cara untuk mengomunikasikan dan menyosialisasikan gerakan KB pria. Dari sekadar komunikasi informasi dan edukasi (KIE) MOP dengan cara gethok tular, hingga pentas seni dan budaya. “Kami juga melakukan siaran radio serta langsung kepada suami istri usia subur,” kata Arief di sela-sela penilaian lomba kecamatan.

Keberhasilan kelompok ini, kata dia, tidak lepas dari peran Heru Mei Yanto. Di aktif melakukan sosialisasi dan memotivasi. Berkat kegigihannya dalam menyosialisasikan KB pria, dia ditunjuk menjadi motivator untuk mewakili Kulonprogo pada lomba tingkat DIY. “Tidak hanya memotivasi sesama anggota Polri, namun juga kepada masyarakat Pengasih pada umumnya,” katanya. Setidaknya, tidak kurang dari 16 Pasangan Usia Subur (PUS) dia motivasi untuk ikut KB pria dengan MOP/vasektomi.

Penilaian KB pria ini dilakukan oleh Tim Penilai dari DIY di Pendapa Kecamatan Pengasih. Tim penilai gabungan dari BKKBN DIY, MUI, dan dokter dipimpin Ellya Nunuk Irihastuti ini berdialog dan wawancara dengan Kelompok KB Pria Pandawa dan Motiva - tor KB Pria Heru Mei Yanto. Lomba kelompok KB pria ini dalam rangka memperingati Hari Keluarga Tingkat Nasional serta untuk memotivasi kelompok KB pria agar lebih terdorong lagi dalam menyukseskan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Kami bawa anggota tim dari ulama dan dokter, silakan masyarakat bertanya langsung pada tim jika masih ada keraguan perihal KB vasektomi ini,” tutur Ellya. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan anggota Tim Penilai perihal MOP/ vasektomi agar tidak ada keraguan lagi di kalangan masyarakat.

KUNTADI

Kulonprogo
(ars)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak