Sejak 2020, Polisi Catat 7 Orang Meninggal karena Adang Truk Demi Bikin Konten

Kamis, 12 Januari 2023 - 18:05 WIB
loading...
Sejak 2020, Polisi Catat...
Sebanyak tujuh orang meninggal dunia karena melakukan aksi berbahaya mengadang truk secara paksa di Kota Bogor dalam tiga tahun terakhir. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Sebanyak tujuh orang meninggal dunia karena melakukan aksi berbahaya mengadang truk secara paksa di Kota Bogor dalam tiga tahun terakhir. Aksi itu dilakukan untuk membuat konten di media sosial ( medsos ).

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, tercatat pada tahun 2020 terdapat delapan kejadian. Dari jumlah tersebut, tiga orang meninggal dunia, dua orang luka berat, dan tiga luka ringan.

"Tahun 2021, tiga orang meninggal dunia," kata Bismo dalam keterangannya, Kamis (12/1/2023). Baca juga: Bocil Bekasi Cegat Kendaraan demi Konten, Truk Sampah DKI Ringsek

Kemudian tahun 2022, tercatat dua orang mengalami luka berat. Teranyar, awal tahun ini satu orang meninggal dunia karena melakukan aksi tersebut.

"Jadi totalnya terdapat tujuh orang yang meninggal dunia sejak tahun 2020," terangnya.

Bismo menambahkan, ada beberapa jalan yang rawan aksi pengadangan truk di Kota Bogor. Bukan hanya jalan kota, jalan nasional juga rawan aksi tersebut.

"Jalan-jalan yang rawan di Jalan Soleh Iskandar, Jalan K S Tubun, Jalan Pahlawan, Jalan Abdulah bin Nuh dan Jalan Tb M Falak," ungkapnya.



Karena itu, kata dia, polisi mengimbau orang tua dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi lingkungan sosial anak. Salah satunya dengan tidak membiarkan anak bergabung dengan kelompok yang melakukan kegiatan membahayakan keselamatan. "Awasi anaknya terutama pada jam-jam dimana anak seharusnya berada rumah," pintanya.

Tak lupa, mengawasi penggunaan media sosial anak-anak yang mengandur unsur kekerasan, pornografi, dan lainnya. Orang tua pun harus memberikan pemahaman tentang norma hukum yang berkaitan dengan lalu lintas, agama, maupun sosial.

"Pengemudi kita imbau untuk lebih waspada dan tidak memberikan tumpangan yang dapat berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. Baca juga: Polisi Buru Sopir Truk Penabrak Pelajar Pembuat Konten Tiktok
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Peabo Bryson Meninggal...
Peabo Bryson Meninggal Dunia, Suara Legendaris Disney Kini Tinggal Kenangan
Rekomendasi
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved