Mau Jakarta Aman atau Tidak? Heru Budi: Ya Harus Bangun Tanggul Laut dan Pantai

Selasa, 03 Januari 2023 - 17:01 WIB
loading...
Mau Jakarta Aman atau...
Pembangunan tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) baik tanggul laut (Giant Sea Wall) maupun tanggul pantai dapat mencegah ancaman banjir rob di pesisir utara Jakarta. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mau Jakarta aman atau tidak? Kalau mau, menurut Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono harus dibangun tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) baik tanggul laut (Giant Sea Wall) maupun tanggul pantai. Upaya ini untuk mencegah ancaman banjir rob di pesisir utara Jakarta.

"Kalau mau aman Jakarta sampai seterusnya, kita harus bangun tanggul laut dan tanggul pantai,” ujar Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/1/2023).

Rencana pembangunan tanggul laut dalam perjalanan sejarahnya mengalami perubahan dari tahun 2007, 2011, hingga 2020. Sejak tahun 2020, dilakukan penajaman konsep pembangunan tanggul laut.
Baca juga: Heru Kumpulkan Pejabat DKI Bahas Progres Tanggul Pesisir Jakarta NCICD

“Konsepnya seperti apa, sekali lagi kita serahkan kepada Bappenas supaya bisa sinergi. Terkait pembiayaannya juga akan dibahas. Kalau konsep perencanaannya harus segera. Habis ini ke Bappenas langsung FGD (Focus Group Discussion), diskusi dengan para kementerian terkait ada Kementerian Kelautan, Kementerian Lingkungan Hidup. Target konsep, mungkin 2-3 bulan konsep ini selesai,” ungkapnya.

Pemprov DKI terus menggenjot pembangunan tanggul pengaman pantai di kawasan pesisir utara Jakarta. Tanggul pantai merupakan solusi mengatasi banjir di Jakarta yang disebabkan air laut pasang atau banjir rob.

Tanggul pengaman pantai bakal dibangun sepanjang 46,212 km. Dari jumlah tersebut yang sudah dibangun sepanjang 12,664 km dan yang belum dibangun sepanjang 33,548 km.

Dari jumlah yang belum dibangun, sepanjang 11,080 km akan menjadi tugas Kementerian PUPR dan sepanjang 22,468 km menjadi tugas Pemprov DKI.

Wilayah yang menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR adalah Pantai Kamal-Dadap, Cengkareng Drain, Muara Baru, Ancol Hilir, dan Kalibaru. Sementara, lokasi pembangunan yang dilakukan Pemprov DKI adalah Kamal Muara, Muara Angke, Sunda Kelapa, Tanjung Priok, dan Kali Blencong. Untuk Sunda Kelapa rencana atas Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
Proyek Giant Sea Wall...
Proyek Giant Sea Wall 575 Km Dibangun dalam 15 Segmen, Jakarta dan Semarang Duluan
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
Rekomendasi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Cara Aman Buang Obat...
Cara Aman Buang Obat yang Sudah Kedaluwarsa Atau Tidak Terpakai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved