3 SD Negeri di Kota Bekasi Disegel Ahli Waris, Pemkot Siap Bayar Ganti Rugi
Jum'at, 23 Desember 2022 - 13:59 WIB
loading...
SDN di Bantargebang, Kota Bekasi, disegel pemilik lahan. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
BEKASI - Tiga sekolah dasar negeri (SDN) di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, disegel pemilik lahan atau ahli waris. Pemkot Bekasi tengah berupaya mencari solusi, termasuk siap membayar ganti rugi.
Penyegelan dilakukan pemilik lahan pasca Mahkamah Agung (MA) dalam tingkat kasasi, memutuskan ahli waris memiliki hak atas tanah lokasi berdirinya ketiga sekolah tersebut.
Tiga sekolah yang disegel, yakni SDN III Bantargebang, SDN IV Bantargebang, dan SDN V Bantargebang. Berdasarkan pantauan, ketiga sekolah itu disegel dengan menggunakan plang bertuliskan "Tanah Milik Ahli Waris H.M Nurhasanudin Karim".
Plang itu juga memuat larangan untuk menggunakan atau memanfaatkan tanah tersebut.
Baca juga: Gerbang Sekolah Disegel, Guru SMK Terpaksa Memanjat Pagar untuk Pulang
Dalam putusan Nomor 804 K/Pdt/2022, Pemkot Bekasi dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum lantaran tidak memberikan ganti rugi. Sebab membangun gedung sekolah di tanah ahli waris. Pemkot Bekasi diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp19 miliar kepada ahli waris.
Penyegelan dilakukan pemilik lahan pasca Mahkamah Agung (MA) dalam tingkat kasasi, memutuskan ahli waris memiliki hak atas tanah lokasi berdirinya ketiga sekolah tersebut.
Tiga sekolah yang disegel, yakni SDN III Bantargebang, SDN IV Bantargebang, dan SDN V Bantargebang. Berdasarkan pantauan, ketiga sekolah itu disegel dengan menggunakan plang bertuliskan "Tanah Milik Ahli Waris H.M Nurhasanudin Karim".
Plang itu juga memuat larangan untuk menggunakan atau memanfaatkan tanah tersebut.
Baca juga: Gerbang Sekolah Disegel, Guru SMK Terpaksa Memanjat Pagar untuk Pulang
Dalam putusan Nomor 804 K/Pdt/2022, Pemkot Bekasi dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum lantaran tidak memberikan ganti rugi. Sebab membangun gedung sekolah di tanah ahli waris. Pemkot Bekasi diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp19 miliar kepada ahli waris.
Lihat Juga :