4 Raja Terkejam yang Pernah Ada di Nusantara, dari Pembantaian hingga Rudapaksa Anak Perempuan
Rabu, 21 Desember 2022 - 16:30 WIB
loading...
Terdapat empat raja terkejam yang pernah ada di nusantara. Foto DOK ist
A
A
A
JAKARTA - Terdapat empat raja terkejam yang pernah ada di nusantara . Mereka pernah menyiksa dan membunuh banyak orang ketika menjalankan kekuasaannya.
Sejarah tidak hanya mencatat raja yang berhasil memajukan kerajaannya. Tapi juga mereka yang melakukan kekejaman selama menjalankan kekuasaannya dan membuat mereka dikenal sebagai raja terkejam.
Dalam menjalankan kekuasaan, seorang raja memang bisa bertindak semaunya. Kekejaman dalam menjalankan kekuasaan ini dahulu memang diperlukan untuk menciptakan rasa takut sehingga tidak ada pihak yang berani melawan perintahnya.
Baca juga : 3 Raja Nusantara yang Memiliki Umur Panjang, dari Kerajaan Majapahit hingga Demak
Berikut empat raja terkejam yang pernah ada di Nusantara :
1. Raja Amangkurat I
Melansir dari jurnal bertajuk "Amangkurat I dan Hubungannya dengan Ulama di Kerajaan Mataram Islam", Amangkurat I memerintah Kerajaan Mataram Islam pada tahun 1646 sampai 1677. Dia memang dikenal memiliki hubungan baik dengan Belanda, hal inilah yang membuat hubungannya dengan para Ulama memburuk.
Sejarah tidak hanya mencatat raja yang berhasil memajukan kerajaannya. Tapi juga mereka yang melakukan kekejaman selama menjalankan kekuasaannya dan membuat mereka dikenal sebagai raja terkejam.
Dalam menjalankan kekuasaan, seorang raja memang bisa bertindak semaunya. Kekejaman dalam menjalankan kekuasaan ini dahulu memang diperlukan untuk menciptakan rasa takut sehingga tidak ada pihak yang berani melawan perintahnya.
Baca juga : 3 Raja Nusantara yang Memiliki Umur Panjang, dari Kerajaan Majapahit hingga Demak
Berikut empat raja terkejam yang pernah ada di Nusantara :
1. Raja Amangkurat I
Melansir dari jurnal bertajuk "Amangkurat I dan Hubungannya dengan Ulama di Kerajaan Mataram Islam", Amangkurat I memerintah Kerajaan Mataram Islam pada tahun 1646 sampai 1677. Dia memang dikenal memiliki hubungan baik dengan Belanda, hal inilah yang membuat hubungannya dengan para Ulama memburuk.
Lihat Juga :