Tragis! Teleponan di Pinggir Rel, Gadis Muda Tewas Disambar Kereta Api
Sabtu, 17 Desember 2022 - 19:59 WIB
loading...
Retno Kinanti (20), tewas disambar kereta api di perlintasan kereta api di Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia, Kota Medan, Sabtu (17/12/2022). Foto/MPI/Wahyudi Aulia Siregar
A
A
A
MEDAN - Peristiwa tragis menggemparkan warga di Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia, Kota Medan, Sabtu (17/12/2022). Seorang gadis muda, Retno Kinanti (20), tewas seketika usai disambar kereta api di perlintasan kereta api Jalan Kapten Muslim.
Baca juga: Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Api di Solo
Retno Kinanti yang merupakan warga Jalan Diponegoro, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, disambar kereta saat tengah bertelepon di pinggir rel."Korban tewas tersambar kereta," kata Kapolsek Helvetia, Kompol Heri Sihombing.
Heri menyatakan, dari keterangan saksi diketahui bahwa korban datang ke Medan, untuk menyelesaikan permasalahan yang tengah di hadapinya. Saat itu korban tengah menghubungi seseorang lewat telepon, dan diduga tidak menyadari keberadaan kereta yang melintas.
Baca juga: Sok Jagoan Usai Nyaris Tabrak Pemotor, 6 ASN Tertunduk Lesu Dipanggil BKD dan Inspektorat
"Sebelum kejadian, korban sempat permisi kepada rekannya untuk membeli sarapan. Lalu dia pergi sambil bertelepon dan saat itulah tersambar kereta," ujar Heri. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk kepentingan penyelidikan.
Baca juga: Dalam 48 Menit 3 Gempa Guncang Selat Sunda di Sabtu Pahing
Sementara jasad korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan."Jasad korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, untuk dilakukan autopsi. Kita masih tunggu keluarganya," tandas Heri.
Baca juga: Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Api di Solo
Retno Kinanti yang merupakan warga Jalan Diponegoro, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, disambar kereta saat tengah bertelepon di pinggir rel."Korban tewas tersambar kereta," kata Kapolsek Helvetia, Kompol Heri Sihombing.
Heri menyatakan, dari keterangan saksi diketahui bahwa korban datang ke Medan, untuk menyelesaikan permasalahan yang tengah di hadapinya. Saat itu korban tengah menghubungi seseorang lewat telepon, dan diduga tidak menyadari keberadaan kereta yang melintas.
Baca juga: Sok Jagoan Usai Nyaris Tabrak Pemotor, 6 ASN Tertunduk Lesu Dipanggil BKD dan Inspektorat
"Sebelum kejadian, korban sempat permisi kepada rekannya untuk membeli sarapan. Lalu dia pergi sambil bertelepon dan saat itulah tersambar kereta," ujar Heri. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk kepentingan penyelidikan.
Baca juga: Dalam 48 Menit 3 Gempa Guncang Selat Sunda di Sabtu Pahing
Sementara jasad korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan."Jasad korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, untuk dilakukan autopsi. Kita masih tunggu keluarganya," tandas Heri.
(eyt)
Lihat Juga :