Kemacetan di Jakarta Meningkat, Ini Penyebabnya

Kamis, 15 Desember 2022 - 17:44 WIB
loading...
Kemacetan di Jakarta...
Kemacetan di Jakarta belakangan ini meningkat di sejumlah titik ruas jalan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kemacetan di Jakarta belakangan ini meningkat di sejumlah titik ruas jalan. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman membeberkan penyebabnya.

Menurut dia, kemacetan tersebut disebabkan adanya proyek pembangunan di beberapa titik ruas jalan Jakarta, salah satunya revitalisasi halte Transjakarta di Cawang, Jakarta Timur.

Baca juga: Urai Kemacetan, 5 Ruas Jalan di Jakarta Bakal Diuji Coba Gunakan Teknologi AI Google

Pekerjaan perbaikan jalan hingga pembangunan MRT Jakarta juga menjadi salah satu penyebab arus lalu lintas tersendat.



"Sampai dengan Kota MRT masih pembangunan. Ini juga menjadi kendala, menggangu arus lalu lintas. Situasi ini mudah-mudahan kalau pembangunan sudah selesai, bisa mempercepat arus lalin," ujarnya, Kamis (15/12/2022).

Baca juga: 9 Kota dengan Keluhan Macet Terbanyak di Twitter, Siapa Nomor 1?

Kemacetan juga dipicu kembali normalnya mobilitas masyarakat sejak pandemi Covid-19.
"Otomatis masyarakat untuk berproduktivitas tinggi sekali. Enggak ada pembatasan, pemerintah juga mendorong untuk pertumbuhan ekonomi. Pasti pergerakan transportasi semakin besar," katanya.

Berdasarkan data, kata Usman, puncak kemacetan pada pagi hari terjadi sekitar pukul 06.00-08.00 WIB. Kemacetan ini terasa setelah aktivitas masyarakat kembali normal, dan cukup tinggi sejak pandemi.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Ketapang-Gilimanuk...
Jalur Ketapang-Gilimanuk Lumpuh, Legislator Kritik Tajam Manajemen Logistik Nasional
DPR Dorong Pemerintah...
DPR Dorong Pemerintah Bangun Akses Laut Baru Urai Kemacetan ke Bali
Kurang Saldo E-Toll...
Kurang Saldo E-Toll Bikin Macet Gerbang Tol, Teknologi MLFF Dinilai Bisa Jadi Solusi
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved