Kecewa Gagal Masuk SMA Negeri, Arista Buat Lukisan Bertema PPDB

Jum'at, 10 Juli 2020 - 16:05 WIB
loading...
Kecewa Gagal Masuk SMA...
Arista bersama sang ibu saat ditemui di kediamannya, Rumah Susun, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2020). Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A A A
JAKARTA - Aristawidya Maheswari (15), alumni SMPN 92 Jakarta yang memiliki segudang penghargaan dari bakat melukisnya harus kecewa lantaran tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA negeri, akibat terbentur peraturan batasan usia pada sistem PPDB online tahun ajaran 2020/2021.

Untuk mewakili perasaan kecewa teman-teman yang senasib dengannya, Arista berniat membuat sebuah lukisan akrilik dengan tema "sistem PPDB online penghalang impian untuk masuk ke sekolah negeri".

"Nanti aku mau lukis tentang ungkapan kekecewaan aku dan teman-teman yang tidak lolos PPDB karena masalah usia," ujar Arista saat ditemui di kediamannya, Rumah Susun, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2020). (Baca juga: Tak Lanjutkan Sekolah, Arista Isi Waktu Melukis dan Mengajar)

Sekilas, jika melihat pribadi Arista tidak akan menyangka bahwa gadis cilik itu memiliki bakat istimewa dalam bidang seni lukis. Bagi Arista untuk merampungkan maha karya tersebut setidaknya membutuhkan waktu, karena yang paling sulit dari melukis adalah memikirkan sebuah konsep lukisan.

"Sebenarnya agak lama untuk menyelesaikan satu lukisan. Kalau mood banget, paling cepat seminggu. Karena kalau ngelukis, butuh mood yang bagus," ucapnya. (Baca juga: Gara-gara Umur di PPDB, Yatim Piatu Berprestasi Ini Terancam Gagal Masuk Sekolah Negeri )

Arista yang sedari kecil sudah pandai melukis dan banyak mengikuti kejuaraan lukis, mulai dari tingkat kota hingga nasional, ternyata mengidolakan maestro pelukis Indonesia yakni Fransiskus Xaverius Basuki Abdullah.

Menurut Arista, lukisan sang idola memilik banyak makna karena sang maestro lukis itu memiliki aliran realis dan naturalis dalam setiap lukisannya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 9 Poin Rawan Korupsi...
Ini 9 Poin Rawan Korupsi PPDB, KPK: Kami Pantau Terus
4 Jalur Penerimaan Murid...
4 Jalur Penerimaan Murid Baru di SPMB 2025, Ada Kuota Baru untuk Pengurus OSIS!
PPDB Resmi Diganti Jadi...
PPDB Resmi Diganti Jadi SPMB, Mendikdasmen: Bukan Sekedar Nama Baru
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved