1.595 Warga DKI Manfaatkan Layanan Jiwa dan Psikososial Covid-19
Selasa, 28 April 2020 - 08:41 WIB
loading...
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. Foto: Dok Okezone
A
A
A
JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta membuka layanan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial bagi masyarakat yang mengalami panik, takut, cemas, atau depresi saat pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Sejak layanan dibuka pada 30 Maret - 24 April 2020 tercatat 1.595 orang memanfaatkan layanan ini.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, layanan ini ditujukan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan pasien positif Covid-19 ringan yang sedang menjalani isolasi mandiri.
"Selain masyarakat yang memang punya riwayat atau masalah terkait dengan Covid-19, kliennya juga termasuk keluarga pasien yang memerlukan pendampingan karena kadang keluarga pasien juga ikut cemas," ujarnya seperti dikutip beritajakarta.id, Selasa (28/4/2020).
Warga yang membutuhkan layanan ini dapat mengakses secara online di situs sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id/, kemudian tekan tombol bercerita. Melalui layanan ini, psikolog atau petugas terlatih untuk kesehatan mental akan menghubungi pasien-pasien tersebut memberikan motivasi dan semangat serta tetap berpikir positif.
"Sebagian besar secara online, ada telepon atau WhatsApp, tetap mengedepankan physical distancing, tapi kalau memang dibutuhkan sekali baru dilakukan tatap muka," kata Widyastuti. (Baca juga: Memasuki Pekan Ketiga PSBB, Jalanan di Jakarta Kembali Ramai)
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, layanan ini ditujukan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan pasien positif Covid-19 ringan yang sedang menjalani isolasi mandiri.
"Selain masyarakat yang memang punya riwayat atau masalah terkait dengan Covid-19, kliennya juga termasuk keluarga pasien yang memerlukan pendampingan karena kadang keluarga pasien juga ikut cemas," ujarnya seperti dikutip beritajakarta.id, Selasa (28/4/2020).
Warga yang membutuhkan layanan ini dapat mengakses secara online di situs sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id/, kemudian tekan tombol bercerita. Melalui layanan ini, psikolog atau petugas terlatih untuk kesehatan mental akan menghubungi pasien-pasien tersebut memberikan motivasi dan semangat serta tetap berpikir positif.
"Sebagian besar secara online, ada telepon atau WhatsApp, tetap mengedepankan physical distancing, tapi kalau memang dibutuhkan sekali baru dilakukan tatap muka," kata Widyastuti. (Baca juga: Memasuki Pekan Ketiga PSBB, Jalanan di Jakarta Kembali Ramai)
Lihat Juga :