PSMTI Bersama Polda Jabar Beri Trauma Healing pada Anak-anak Korban Gempa Cianjur
Minggu, 04 Desember 2022 - 14:38 WIB
loading...
PSMTI bersama TNI dan Polda Jabar saat memberikan trauma healing kepada anak-anak korban gempa Cianjur, Sabtu (3/12/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
CIANJUR - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia ( PSMTI ) dan komunitas Masyarakat Tionghoa Peduli Bandung memberikan trauma healing kepada anak-anak korban gempa Cianjur . Kegiatan itu digelar di Komp SD Cintamiang Kampung Sarongge Kidul Desa Ciputri Kecamatan Pacet, Sabtu (3/12/2022).
Dalam kegiatan itu, PSMTI bersama Polwan dari Polda Jabar dan Kodim tabes Bandung. Kegiatan itu untuk memberikan dukungan moril maupun material kepada anak anak dan orang tua korban gempa bumi di Cianjur agar para Korban segera terlepas dari rasa trauma, rasa cemas serta ketakutan yang berkepanjangan akibat gempa bumi yang terjadi.
Baca juga: William Tanta Sebut 4 Pilar MPR RI Selaras dengan Visi-Misi PSMTI Jaga NKRI
Ketua Harian PSMTI Jawa Barat sekaligus Waketum PSMTI Hukum HAM Advokasi Jawa Barat Djoni Toat mengatakan, kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat sekali terutama untuk anak-anak gar bisa menghilangkan trauma pasca gempa.
“Selain itu juga untuk mengedukasi melalui lagu tentang bagaimana menghadapi gempa apabila terjadi kembali, sekaligus ini bisa menghibur anak-anak di tengah keperihatinan,” tutur Djoni Toat.
Dalam kegiatan itu, PSMTI bersama Polwan dari Polda Jabar dan Kodim tabes Bandung. Kegiatan itu untuk memberikan dukungan moril maupun material kepada anak anak dan orang tua korban gempa bumi di Cianjur agar para Korban segera terlepas dari rasa trauma, rasa cemas serta ketakutan yang berkepanjangan akibat gempa bumi yang terjadi.
Baca juga: William Tanta Sebut 4 Pilar MPR RI Selaras dengan Visi-Misi PSMTI Jaga NKRI
Ketua Harian PSMTI Jawa Barat sekaligus Waketum PSMTI Hukum HAM Advokasi Jawa Barat Djoni Toat mengatakan, kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat sekali terutama untuk anak-anak gar bisa menghilangkan trauma pasca gempa.
“Selain itu juga untuk mengedukasi melalui lagu tentang bagaimana menghadapi gempa apabila terjadi kembali, sekaligus ini bisa menghibur anak-anak di tengah keperihatinan,” tutur Djoni Toat.
Lihat Juga :