Pengamen Babak Belur Dihajar Massa, Diduga Ancam Pengemudi Ojol dengan Busur

Rabu, 30 November 2022 - 11:18 WIB
loading...
Pengamen Babak Belur...
Seorang pengamen dihajar massa diduga mengancam pengemudi ojek online.
A A A
MAKASSAR - Pengamen di Makassar babak belur dihajar massa, diduga mengancam pengemudi ojek online (ojol) menggunakan busur panah, Selasa (29/11/2022).

Informasi di lapangan, peristiwa berawal saat seorang ojol menunggu orderan di depan Kampus Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas).

Kemudian, ia melihat tiga pengamen sedang menghisap lem aibon hingga terjadi saling tatap mata, salah satu pengamen diduga mengancam ojol tersebut dengan busur panah.

Rekan-rekan korban yang mengetahui itu kemudian mengejar kedua pengamen hingga ke dalam area kampus, salah satu korban yang diketahui bernama Ambo berupaya menyelamatkan diri namun tak berhasil karena banyaknya warga yang memukul.

Baca juga: Geger Pria Tewas Telanjang di Kamar Hotel, Diduga usai Kencan dengan Wanita

Rekan korban, Akbar membantah mereka melakukan pengancaman terhadap ojol tersebut. "Tidak, jadi mereka (Ojol) emosi dan memeriksa tas saya dan di dalamnya ada busur, lalu saya bilang jangan hingga akhirnya saya dipukuli," katanya.

Pengamen perempuan yang mengetahui kejadian itu sempat menangis ketakutan saat dievakuasi masuk ke dalam pos sekuriti. Saat ini ketiga pengamen itu telah diserahkan ke Polsek Tamalanrea Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Anak panah lengkap dengan pelontarnya juga telah disita polisi.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
Aksi Ojol Forkot Warnai...
Aksi Ojol Forkot Warnai Kawasan Medan Merdeka Selatan
Atasi Persoalan Sampah,...
Atasi Persoalan Sampah, Pembangunan PSEL di Makassar Harus Segera Terealisasi
Infrastruktur Dinilai...
Infrastruktur Dinilai Belum Siap, Investasi Peternakan Ayam Disarankan Ditunda
PB IKA PMII dan LAZ...
PB IKA PMII dan LAZ Gerakin Berbagi Sahur untuk Manusia Gerobak dan Ojol di Jakarta
Efek Komisi Turun Gerus...
Efek Komisi Turun Gerus Pendapatan Aplikator Ojol, Ini Penyelamatnya
Grab Indonesia Tutup...
Grab Indonesia Tutup Program Langganan Akses Hemat untuk Driver GrabBike
Prabowo Teken Aturan...
Prabowo Teken Aturan Potongan Aplikator 8%, Driver Ojol: Semoga Aplikator Patuh
Rekomendasi
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved