Warga Jelambar Korban Angin Puting Beliung Akan Mendapatkan Uang Kerohiman
Senin, 28 November 2022 - 15:02 WIB
loading...
Belasan rumah rata dengan tanah akibat diterjang angin puting beliung di Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Para korban juga akan mendapatkan uang kerohiman. Foto: MPI/Irfan Maulana
A
A
A
JAKARTA - Warga korban angin puting beliung di Jalan Jelambar Baru I, RT 001RW 07, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat , bakal mendapatkan bantuan. Bagai warga yang mengontrak akan diberikan uang kerohiman untuk mencari rumah kontrakan lain.
Plt Camat Grogol Petamburan Joko Mulyono mengatakan, nantinya pemilik kontrakan mengganti uang kerohiman kepada penghuni untuk ngontrak di tempat lain. Baca juga: Puting Beliung Ngamuk di Jakbar, 34 Rumah Kontrakan Rata Tanah
"Jadi yang ngontrak itu dikasih uang kerohiman untuk mengontrak di tempat lain sama pemilik kontrakan," ujar Joko saat dikonfirmasi wartawan, Senin (28/11/2022).
Tak hanya itu, kata Joko, pemilik kontrakan juga turut memberikan ganti rugi terhadap rumah warga yang terdampak karena belasan rumah kontrakan roboh.
"Terus rumah-rumah yang terkena imbas karena ketimpa atap segala macem, rumah-rumah yang punya orang juga diperbaiki. Terus ada beberapa gerobak rusak diganti juga dari mereka," tuturnya.
Joko menambahkan, untuk kondisi area kontrakan saat ini tengah dipasang pagar. Serta, pihaknya meminta agar rumah itu tidak lagi dijadikan sebagai rumah kontrakan.
Plt Camat Grogol Petamburan Joko Mulyono mengatakan, nantinya pemilik kontrakan mengganti uang kerohiman kepada penghuni untuk ngontrak di tempat lain. Baca juga: Puting Beliung Ngamuk di Jakbar, 34 Rumah Kontrakan Rata Tanah
"Jadi yang ngontrak itu dikasih uang kerohiman untuk mengontrak di tempat lain sama pemilik kontrakan," ujar Joko saat dikonfirmasi wartawan, Senin (28/11/2022).
Tak hanya itu, kata Joko, pemilik kontrakan juga turut memberikan ganti rugi terhadap rumah warga yang terdampak karena belasan rumah kontrakan roboh.
"Terus rumah-rumah yang terkena imbas karena ketimpa atap segala macem, rumah-rumah yang punya orang juga diperbaiki. Terus ada beberapa gerobak rusak diganti juga dari mereka," tuturnya.
Joko menambahkan, untuk kondisi area kontrakan saat ini tengah dipasang pagar. Serta, pihaknya meminta agar rumah itu tidak lagi dijadikan sebagai rumah kontrakan.
Lihat Juga :