Hingga Triwulan Kedua, DPRD Kota Cimahi Belum Hasilkan Perda Baru

Kamis, 09 Juli 2020 - 00:29 WIB
loading...
Hingga Triwulan Kedua,...
Kantor DPRD Kota Cimahi di Alun-alun Cimahi. Hingga triwulan kedua ini DPRD Kota Cimahi baru bisa menyelesaikan revisi Perda dan belum ada Perda baru dihasilkan akibat pandemi COVID-19. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
CIMAHI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi belum melahirkan satu produk peraturan daerah (Perda) baru hingga triwulan kedua ini. Kondisi pandemi COVID-19 membuat agenda kerja DPRD terhenti selama empat bulan sehingga membuat agenda pembahasan Perda baru jadi terhambat.

"Untuk produk Perda baru sampai sekarang belum ada. Kalaupun ada yang diselesaikan hanya merevisi Perda yang sudah ada," kata Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Cimahi, Enang Sahri, Rabu (8/7/2020). (Baca: Tinggal Dekat Secapa AD, Warga Hegarmanah Diimbau Tetap Tenang)

Diakuinya, proses pembentukan Perda saat ini terhambat akibat pandemi COVID-19. Padahal jika sedang dalam kondisi normal, setiap bulannya bisa ada tiga Perda yang dibahas dan diundangkan. Sementara untuk tiga Perda yang baru selesai direvisi adalah Perda tentang Retribusi Jasa Umum, tentang Izin Lingkungan dan tentang Lembaga Kemasyarakatan.

Kondisi tersebut membuat pihaknya pesimistis target penyelesaian 24 Perda yang sejak awal dicanangkan bisa tercapai. Bahkan jika dalam beberapa bulan ke depan kondisi belum normal, bisa jadi penyelsaian Perda hanya diangka belasan. (Baca: Usulan Ridwan Kamil Pilkada 2 Ronde, KPU Jabar: Keputusan Ada di Pusat)

Itupun dengan prioritas utamanya adalah merevisi Perda yang sudah ada, dan itu juga butuh anggaran sementara saat ini fokus penganggaran adalah ke COVID-19. "Saya prediksi Perda yang bisa diselesaikan sekitar 11-15 Perda dan itu juga prioritasnya merevisi Perda yang sudah ada," kata dia.

Rencananya, lanjut Enang, di Juli ini akan ada tiga Perda yang dibahas yakni merevisi Perda tentang Ketertiban Umum karena berkaitan dengan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kemudian merevisi Perda tentang Narkotika, serta membuat produk baru yakni Perda tentang Industri Kreatif. Namun, rencana itu akan disesuaikan dengan kondisi anggaran, sebab saat ini fokus anggaran masih untuk penanganan COVID-19.

"Kita liat anggarannya dulu, karena untuk membuat satu Perda dibutuhkan anggaran sekitar Rp200 juta. Yakni meliputi semua tahapan pembuatan Perda, seperti biaya study banding, membayar akademisi, mamin, dan lain-lain," sebutnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Dipimpin Legislator...
Dipimpin Legislator Muda, Perindo Muaro Jambi Bidik Fraksi di DPRD
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Prabowo Minta Kampus...
Prabowo Minta Kampus Bentuk Tim Bantu Pemda Selesaikan Masalah di Daerah
Rekomendasi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved