alexametrics

Penataan Ornamen Alun-Alun Karanganyar Amburadul

loading...
Penataan Ornamen Alun-Alun Karanganyar Amburadul
Penataan ornamen Alun-Alun Karanganyar amburadul. (Ary Wahyu Wibowo/KORAN SINDO)
A+ A-
KARANGANYAR - Penataan ornamen di kawasan Alun-alun Karanganyar dinilai amburadul. Penataan perlengkapan untuk ruang publik yang terletak di Jalan Raya Lawu tersebut masih terkesan asal- asalan.

Misal, tempat sampah organik dan nonorganik yang belum ada petunjuknya. Sehingga, masyarakat yang berkunjung ke lokasi itu menjadi kurang memperhatikan dan membuang sampah sembarangan.

Pada sisi lain, tempat sampah yang seharusnya untuk memilah buangan organik dan nonorganik juga belum sesuai fungsinya. Sedangkan di dekatnya terdapat tempat duduk dan tempat parkir sepeda kayuh.



"Banyak yang belum mengetahui fungsi pemilahan tempat sampah karena petunjuknya belum ada. Termasuk berbagai fasilitas yang disediakan di sini," kata Muhammad (27), salah satu warga yang berada di Alun-alun Karanganyar, kemarin.

Dirinya sangat mengapresiasi penataan alun-alun dan sekitarnya. Namun, upaya pemeliharaannya terlihat masih diabaikan. Jika dibiarkan terus menerus, alun-alun bakal menjadi kumuh karena tidak terawat.

Terlebih, kini mulai banyak anak anak muda yang nongkrong di jantung kota Karanganyar itu. Dirinya mengusulkan agar ditempatkan petugas yang mengecek secara rutin kondisi kebersihan alun-alun.

Selain itu, sarana untuk para penyandang disabilitas juga belum disediakan. Sejak alun-alun ditata, kondisi trotoar ditinggikan sekitar 30 cm sehingga penyandang disabilitas cukup kesulitan untuk naik ke trotoar.

"Fasilitas yang ada belum ramah bagi difabel. Seharusnya ada jalur khusus agar bisa naik ke trotoar," kata Wawan, pengunjung lainnya.

Anggota Komisi C DPRD Karanganyar Putut Hartanto mengungkapkan, fasilitas yang ada harus memenuhi kebutuhan difabel. Pihaknya minta agar dinas terkait segera melengkapi.

"Kami melihat sebagian proyek ada yang belum dilengkapi sarana untuk difabel. Akan dikoordinasikan dulu dengan dinas terkait," terang Putut.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar Didik Joko Bakdono mengatakan, proyek penataan ruang terbuka hijau (RTH) seperti alun-alun masih akan berlanjut.

"Tahun ini masih ada penataan untuk mempercantik kawasan RTH. Begitu pula masih ada ornamen-ornamen lain," tandasnya.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak