Penyebaran Tinggi, Rustam Sebut 4 RW di Jakbar Masih Zona Merah

Rabu, 08 Juli 2020 - 22:03 WIB
loading...
Penyebaran Tinggi, Rustam...
Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi usai mengikuti rapid test massal di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (8/7/2020). Foto: Yan Yusuf/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengatakan, ada empat RW di wilayahnya yang masih zona merah. Pasalnya, penyebaran Covid-19 di ke empat wilayah itu tercatat cukup tinggi.

Berdasarkan data Sudin Kesehatan Jakarta Barat pada Juli 2020, ke empat RW itu berada di tiga kecamatan, yakni dua RW di Kecamatan Palmerah, satu RW di Kecamatan Tambora dan satu RW di Kecamatan Kebon Jeruk.

Untuk di Kecamatan Palmerah sendiri tercatat di RW 06 Kota Bambu Selatan dengan 13 kasus dengan kecepatan incidence rate (IR) kelurahan 119,71. Selain itu, di RW 05 Jati Pulo ada delapak kasus dengan kecepatan IR kelurahan 61,88.

Selain itu di Kecamatan Tambora, rasio peningkatan terjadi di RW 09 Jembatan Besi dimana ada empat kasus dengan kecepatan IR kelurahan 69,93. (Baca juga: Hasil Rapid Test Semua Penonton Rhoma Irama Negatif, Keluarga: Bupati Harus Klarifikasi)

Sedangkan di Kecamatan Kebon Jeruk ada di RW 02 Duri Kepa dimana ada 27 kasus dengan kecepatan IR kelurahan 52,10. "Maka Puskesmas terus testing di RW merah di Jakarta Barat. Disamping itu kami juga lakukan test di pasar-pasar," kata Rustam di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (8/7/2020).

Rustam tak menampik saat ini angka penyebaran Covid-19 di Jakarta Barat mengkhawatirkan. Ia mencatat selama pandemik menyerang ada 1.916 orang positif dengan jumlah kematian mencapai 114 orang.

“Artinya Jakarta Barat masih mengkhawatirkan sampai saat ini," kata Rustam. (Baca juga: Ribuan PNS di Wali Kota Jakarta Barat Jalani Rapid Test Covid-19 )

Demi memutus mata rantai penularan Covid-19, kata dia, pihaknya melakukan rapid test massal di lingkungan kantornya. Mereka yang reaktif akan jalani swab test.

"Dan bila positif, maka akan jalani isolasi ke rumah sakit atau mandiri. Jadi terus kita tracing, lebih baik kita ketahui kita terpapar agar perawatan intensif," tutupnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keluhkan Tumpukan Sampah,...
Keluhkan Tumpukan Sampah, Warga Kebon Jeruk Desak Sudin LH Lakukan Pembersihan
Kembangan Selatan Sabet...
Kembangan Selatan Sabet Juara 1 Lomba Kelurahan Tingkat Kota Jakarta Barat 2024
Dinkes DKI Jakarta Laporkan...
Dinkes DKI Jakarta Laporkan 2 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Berita Terkini
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved