alexametrics

AirAsia Hentikan Rute Palembang-Medan, Penumpang Kecewa

loading...
AirAsia Hentikan Rute Palembang-Medan, Penumpang Kecewa
Ilustrasi (dok:Istimewa)
A+ A-
PALEMBANG - Lebih dari 20 penumpang AirAsia tujuan Palembang-Medan terpaksa mengalihkan penerbangannya akibat dari dihentikannya penerbangan rute itu sejak pagi tadi. Sontak, kebijakan ini membuat penumpang maskapai kecewa.

Maryani, penumpang AirAsia tujuan Aceh mengatakan, dirinya baru mengetahui penghentian operasional saat berada di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Akibatnya, dia bersama dua anggota keluarga lainnya terpaksa mencari tiket lain ke Medan.

"Saya baru tahu saat di bandara. Tapi pihak maskapai bilang hanya akan ganti penerbangan atau mengembalikan tiket," ungkapnya, kepada wartawan, Selasa (6/1/2015).



Ditambahkan dia, yang membuatnya kecewa adalah kelambatan pihak AirAsia dalam mengatur jadwal para penumpang. Berdasarkan jadwal, harusnya pesawat berangkat pukul 09.20 WIB, tapi sampai pukul 10.00 WIB penumpang belum mendapatkan kepastian.

"Saya ini tujuan Aceh, naik pesawat Palembang-Medan. Jika saya telat tiba di Medan, tentu penerbangan ke Aceh juga terganggu," ujarnya kesal.

Sejak pagi, sambungnya, loket maskapai AirAsia telah dipadati penumpang. Berdasarkan jadwal, di Bandara SMB II Palembang, hanya terdapat dua penerbangan yang akan dilakukan.

"Pesawat berangkat tujuan Kuala Lumpur, namun ke Medan kita (Air Asia) cancel. Hal ini berdasarkan kebijakan maskapai semalam," terang Customer Experience AirAsia Dedy Atmaja, di Bandara SMB II Palembang.

Dia mengatakan, terdapat tiga pilihan bagi penumpang rute Palembang-Medan yang dicancel, yakni pengembalian uang tiket, dialihkan ke penerbangan lainnya, dan masih akan berangkat pada 8 Januari mendatang.

"Tadi 20 penumpang dialihkan ke penerbangan Garuda. Sementara penumpang lainnya, memilih dua pilihan lain," ungkapnya.
(san)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak