alexametrics

Puluhan Santa Clause Bersihkan Sampah di Pantai Kuta

loading...
Puluhan Santa Clause Bersihkan Sampah di Pantai Kuta
Menyambut hari Raya Natal puluhan orang berpakaian Santa Clause nampak membersihkan sampah di Pantai Kuta, Badung, Sabtu (20/12/2014). (Puji Sukiswanti/Sindonews)
A+ A-
DENPASAR - Menyambut hari Raya Natal puluhan orang berpakaian Santa Clause nampak membersihkan sampah di Pantai Kuta, Badung, Sabtu (20/12/2014).

Acara bersih-bersih sampah ini diadakan Hotel Grand Istana Rama dalam menyambut hari raya natal dan tahun Baru.

Sales Marketing Manajer Hotel Grand Istana Rama, Biyanca Roseta mengatakan, dalam rangka menyambut hari raya natal seluruh karyawan hotel membersihkan pantai dengan memakai pakaian Santa Clause.

"Menyambut Natal kami membuat acara bersih-bersih pantai, karena kita ingin menjaga lingkungan kita," ungkapnya, usai bersih-bersih pantai.

Dia juga menyatakan sesuai dengan konsep hotel yaitu Tri Hita Karana yaitu keharmonisan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam.

"Dari konsep Tri Hita Karana lah kita membersihkan sampah-sampah yang berserakan di Pantai," ujarnya.

Acara bersih-bersih pantai itu dimulai dari depan Hotel Grand Istana Rama hingga depan Beach Walk menghasilkan puluhan kantong sampah plastik.

Dia juga menambahkan, setiap bulan pihaknya selalu mengadakan acara bersih-bersih Pantai Kuta, bahkan pernah bekerjasama dengan hotel lainnya dalam rangka membersihkan Pantai Kuta.

"Seperti ketahui pantai adalah tempat favorit para wisatawan, kita ingin pantai ini bersih dan dikunjugi terus wisatawan baik asing maupun dalam negeri," timpalnya.

Dia juga mengakui sering mendapatkan pertanyaan dari wisatawan asing, kenapa pantai Kuta saat ini banyak sampahnya.

"Ya ada sebagian wisatawan yang tanya begitu dengan kita kenapa sekarang ini di Pantai Kuta banyak sampah," jelasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak