Cegah Siswa Terpapar Zat Berbahaya, Pemkot Jakut Godok Sertifikasi Kantin Sehat

Rabu, 09 November 2022 - 08:02 WIB
loading...
Cegah Siswa Terpapar...
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (9/11/2022). Foto: MPI/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara tengah menggodok konsep Sertifikasi Kantin Sehat di seluruh sekolah negeri maupun swasta. Kantin sehat ini sebagai bentuk penyelamatan anak atau para siswa dari paparan zat makanan dan minuman yang berbahaya.

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, Sertifikasi Kantin Sehat beranjak dari kasus ginjal akut pada anak yang berasal dari kandungan obat Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG). Baca juga: Camat dan Dinas Pendidikan Jakarta Diminta Cek Jajanan di Sekolah

Sertifikasi ini merupakan suatu bentuk percepatan penyelamatan agar terdapat pencegahan terhadap beragam penyakit yang berasal dari makanan dan minuman yang dijajakan kantin sekolah.

“Kantin sekolah harus bersertifikasi sehat sehingga makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi siswa,” kata Ali Maulana Hakim saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (9/11/2022).

Dalam tahap awal sertifikasi ini, Ali menjelaskan, terdapat tahap kurasi terhadap makanan dan minuman yang diproduksi dan dijual penjamah makanan di kantin sekolah. Setelah adanya sosialisasi yang digaungkan Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Utara, baik Wilayah 1 maupun Wilayah 2.

Selain mendapatkan sertifikasi, kantin tersebut akan mendapat pengawasan dari petugas gabungan yang dibentuk melalui Instruksi Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara.



“Jadi nanti akan kita keluarkan dasar hukumnya untuk siapa dan melakukan apa. Bahkan nanti juga akan kami bentuk Duta Pangan yang berasal dari siswa sekolah setempat untuk mengedukasi siswa lainnya terhadap jajanan sehat, baik yang dijual di kantin maupun di lingkungan luar sekolah,” jelasnya.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, dr Lysbeth Regina Pandjaitan mengungkapkan Sertifikasi Kantin Sehat juga beranjak dari arahan Penjabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Kebijakan tersebut untuk memastikan jajanan anak sekolah sehat dan tidak mengandung zat berbahaya.

Secara teknis untuk mendapatkan sertifikasi kantin sehat ini, petugas akan melakukan uji sampel terhadap makanan dan minuman siap saji yang diproduksi dan dijual di kantin sekolah dengan memperhatikan kandungan zat berbahaya seperti Boraks, Formalin, hingga Metanil Yellow. Baca juga: 39 Pegawai Kantin Kantor Wali Kota Jakarta Utara Lakukan Swab Test

“Data kantin sekolah yang sudah bersertifikasi ini nantinya akan kami tampilkan dalam aplikasi JAKI sehingga orang tua atau siapapun bisa melihatnya sehingga memberikan rasa aman terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa,” pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Tengah Dinamika Rantai...
Di Tengah Dinamika Rantai Pasok, MoreFood Expo 2026 Buka Akses Supply Global bagi Industri F&B
Ramadan dan Idulfitri,...
Ramadan dan Idulfitri, Kolaborasi Lemonilo-Gaabor Hadirkan Kolaborasi Penuh Makna
Jangan Gunakan Whip...
Jangan Gunakan Whip Pink Sembarangan! Bahaya Hipoksia Mengintai
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved