Pelecehan Seksual Kembali Terjadi, KAI Commuter: Sudah Cari Tapi Tidak Ketemu

Selasa, 08 November 2022 - 15:42 WIB
loading...
Pelecehan Seksual Kembali...
Pelecehan seksual di dalam kereta rel listrik (KRL) kembali terjadi pada perempuan saat melakukan perjalanan dari Stasiun Cakung menuju Duri. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pelecehan seksual di dalam kereta rel listrik ( KRL ) kembali terjadi pada perempuan saat melakukan perjalanan dari Stasiun Cakung menuju Duri. Menanggapi peristiwa tersebut pihak KAI Commuter mengaku telah mencari namun belum ditemukan.

Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, pihaknya prihatin atas kejadian tersebut. Pihaknya telah mencari ciri-ciri terduga pelaku, tetapi belum ditemukan. Baca juga: Perempuan Ini Rekam Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Commuter Line

"Sudah (dicari tapi) tidak didapati terduga pelaku yang dimaksud. Namun demikian kami akan membantu dan mendampingi korban jika melanjutkan ke jalur hukum," kata Leza saat dihubungi melalui teleponnya, Selasa (8/11/2022).

Leza mengimbau, agar penumpang yang menjadi korban melapor kepada petugas. Laporan bisa disampaikan pada petugas di dalam kereta maupun di stasiun.

"KAI Commuter mengimbau untuk melaporkan apabila terjadi kejadian serupa kepada petugas baik di dalam kereta atau pun di stasiun," tuturnya.

Sebelumnya, perempuan berinisial HK menjadi korban pelecehan seksual pada Senin 7 November 2022 saat melakukan perjalanan menggunakan KRL dari Stasiun Cakung menuju Duri. Korban melalui Twitter menceritakan pengalaman tidak menyenangkannya tersebut.



"Pagi ini saya naik KRL dari Stasiun Cakung menuju Duri, jadwal 06.49. Pas naik, sudah mulai susah masuk ke dalam karena penuh. Di depan saya ada mas-mas pakai kacamata," kata HK melalui media sosialnya.

Dia bercerita, laki-laki tersebut menempelkan alat kelamin ke bagian belakang korban. Kemudian terduga pelaku turun di Stasiun Sudirman, korban langsung memaki-makinya saat turun dan pelaku diduga merespons dengan kalimat tidak menyenangkan.

HK menuturkan, ada seorang perempuan lain yang juga menjadi terduga korban. Beberapa penumpang pun disebut melihat kejadian itu, termasuk korban selain HK. Namun tidak berani bertindak saat kejadian berlangsung.

Atas kejadian ini, korban sudah membuat laporan kejadian tersebut secara tertulis di Stasiun Sudirman pada 14.45 WIB kemarin. HK mengapresiasi tindak lanjut dari pihak stasiun yang mengabarkan perkembangan lebih lanjut. Baca juga: Pelecehan Seksual Menimpa Penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Korban Sempat Teriak

"Saya apresiasi langkahnya, thank you. Habis ini tolong betul petugas-petugas keamanan di gerbong lebih awas ya. Dan tanggapi aduan kami para penumpang, segera," tulisnya dengan menyebutkan akun resmi @CommuterLine.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Dirut KAI Tinjau Pengembangan...
Dirut KAI Tinjau Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional 12 Kereta Bogor Line
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
5 Negara Paling Tidak...
5 Negara Paling Tidak Aman Jika Perang Dunia III Terjadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved