Cegah Banjir, SDA Penjaringan Kuras Saluran Air di Pluit
Selasa, 08 November 2022 - 12:45 WIB
loading...
Satgas SDA Kecamatan Penjaringan, melakukan pengurasan saluran di Jalan Pluit Permai Dalam, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air ( SDA ) Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara , melakukan pengurasan saluran air di Jalan Pluit Permai Dalam, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan. Pengurasan itu untuk mencegah banjir.
Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Penjaringan, Pendi mengatakan, kegiatan pengangkatan lumpur sebagai antisipasi banjir saat musim hujan. Dia memperkirakan pengerjaan itu akan selesai dalam waktu satu bulan. Baca juga: Cegah Banjir, Gerebek Lumpur Dilakukan Pemkot Jakbar
"Saluran yang kita bersihkan tepatnya berada di RW 4 Kelurahan Pluit. Saluran tersebut mempunyai panjang sekitar 1.536 meter," kata Pendi saat dikonfirmasi, Senin 7 November 2022.
Pendi menuturkan, pengerjaan pengurasan saluran tersebut menggunakan alat-alat sederhana dan dikerjakan oleh sembilan petugas SDA Kecamatan Penjaringan.
"Dengan menggunakan alat seperti ember, cangkul, linggis, golok, cangkrang, dan palu godem. Tinggi lumpur pada saluran yang memiliki lebar satu meter dan tinggi satu meter sudah hampir seperempatnya," tuturnya.
Menurut dia, jika lumpur itu tidak diangkat, maka akan menghambat air. Sehingga, sambungnya, hal itu dapat menyebabkan banjir.
Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Penjaringan, Pendi mengatakan, kegiatan pengangkatan lumpur sebagai antisipasi banjir saat musim hujan. Dia memperkirakan pengerjaan itu akan selesai dalam waktu satu bulan. Baca juga: Cegah Banjir, Gerebek Lumpur Dilakukan Pemkot Jakbar
"Saluran yang kita bersihkan tepatnya berada di RW 4 Kelurahan Pluit. Saluran tersebut mempunyai panjang sekitar 1.536 meter," kata Pendi saat dikonfirmasi, Senin 7 November 2022.
Pendi menuturkan, pengerjaan pengurasan saluran tersebut menggunakan alat-alat sederhana dan dikerjakan oleh sembilan petugas SDA Kecamatan Penjaringan.
"Dengan menggunakan alat seperti ember, cangkul, linggis, golok, cangkrang, dan palu godem. Tinggi lumpur pada saluran yang memiliki lebar satu meter dan tinggi satu meter sudah hampir seperempatnya," tuturnya.
Menurut dia, jika lumpur itu tidak diangkat, maka akan menghambat air. Sehingga, sambungnya, hal itu dapat menyebabkan banjir.
Lihat Juga :