Majukan Industri Pariwisata, Pemprov Sulsel Targetkan 600 Desa Wisata pada 2023

Sabtu, 05 November 2022 - 11:40 WIB
loading...
Majukan Industri Pariwisata, Pemprov Sulsel Targetkan 600 Desa Wisata pada 2023
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong industri pariwisata agar semakin tumbuh dan berkembang. Foto Antara
A A A
MAKASSAR - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong industri pariwisata agar semakin tumbuh dan berkembang. Untuk itu, Pemprov menargetkan 600 desa wisata pada 2023 mendatang.



Sekretaris Disbudpar Sulsel Devo Khadafi di Makassar mengatakan pengelolaan desa wisata yang baik dan profesional akan menggerakkan dan menumbuhkan industri pariwisata. Baca juga: Menparekraf Dorong Anak Muda Tingkatkan Kemampuan di Bidang Pariwisata

Menurut Devo, mengembangkan desa wisata akan menggairahkan perekonomian di desa, lapangan pekerjaan baru akan terbuka lebar bagi masyarakat. Masyarakat harus memiliki pola pikir terbuka.

“Jika ini terwujud, diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena perekonomian juga akan meningkat berkat terciptanya iklim yang kondusif di sektor pariwisata,” kata Devo.

Ia menyampaikan, perkembangan desa wisata di Sulsel terus mengalami kemajuan setiap tahunnya. Hal ini terlihat dari banyaknya desa wisata yang mendapat penghargaan di Indonesian Village Award ( ADWI) 2022. Antara lain Desa Wisata Barania di Sinjai, Desa Wisata Matano di Luwu Timur, Desa Wisata Kambo di Palopo, dan Desa Wisata Campaga di Bantaeng. Baca juga: Memenparekraf Gelar Pelatihan Tahap II Pelaku Pariwisata di Desa Wisata Kawasan BYP

Hal itu menambah jumlah desa wisata asal Selo Selatan yang menjadi peserta ADWI 2022 sebanyak 465 desa wisata. Selain menempatkan Sulsel sebagai provinsi dengan peserta terbanyak, juga menjadikan Sulsel sebagai yang paling lolos dalam 50 besar terbaik di ajang ADWI 2022.

"Ini harus menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik tahun depan. Target kami 600 desa wisata tahun depan," kata Devo.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2542 seconds (10.55#12.26)