DPRD DKI Dorong Dishub Atasi Kemacetan Tanpa Keluarkan Anggaran Besar

Rabu, 02 November 2022 - 15:51 WIB
loading...
DPRD DKI Dorong Dishub...
DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan kajian upaya mengatasi kemacetan tanpa mengeluarkan anggaran besar. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan kajian upaya mengatasi kemacetan tanpa memerlukan anggaran besar. Misalnya, memberlakukan rekayasa lalu lintas secara efektif.

“Tentunya kita ingin tahu rekayasa lalu lintas apa yang diterapkan dalam konteks penyesuaian alokasi anggaran,” ujar Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gembong Warsono, Rabu (2/11/2022).
Baca juga: Pengamat Tata Kota: Jaksel dan Jakpus Biang Kemacetan Jakarta

Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI menyatakan pagu mengatasi masalah kemacetan untuk tahun 2023 belum sejalan dengan program dan rencana kerja yang disiapkan. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) harus menyiapkan terobosan dan strategi khusus mengatasi kemacetan.

Dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2023, Dishub DKI mengalokasikan anggaran Rp8,5 triliun untuk mengatasi kemacetan ibu kota.

Anggota Banggar DPRD DKI M Taufik Zoelkifli dari Fraksi PKS menyarankan anggaran digunakan untuk memperluas jangkauan, meningkatkan kualitas layanan transportasi. Harapannya pengguna kendaraan pribadi dapat beralih ke transportasi publik.

“Dengan dana Rp8,5 triliun saya berharap jaringan Mikrotrans dan Jak Lingko terus masuk ke daerah pinggiran, daerah yang memang membutuhkan transportasi. Mudah-mudahan orang akan lebih banyak memakai itu sehingga mengurangi kemacetan,” katanya.
Baca juga: Atasi Kemacetan saat Hujan, Heru Budi Minta Masyarakat Terapkan WFH

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menuturkan pihaknya berupaya mengoptimalkan anggaran untuk menangani kemacetan. “Tentunya pengembangan angkutan umum ini menjadi prioritas utama. Dengan kondisi anggaran yang tersedia kami akan mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dengan memaksimalkan intelligent transport system,” ujarnya.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan penyediaan lokasi park and ride di simpul-simpul angkutan umum massal di Jakarta.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Rekomendasi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved