Pemerintah Kota Banda Aceh Dukung Penuh KOTAKU
Selasa, 07 Juli 2020 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Dari perencanaan tersebut, jelasnya, pihak fasilitator KOTAKU bersama dinas terkait telah mencapai 5600 meter persegi lahan di Banda Aceh yang sudah dibebaskan, “Baik itu yang di Gampong Setui maupun di Lam lagang.”
Program kedepannya dalam rangka peningkatan infrastruktur yang mendukung ekonomi masyarakat sekitar, Ika menyebutkan pihaknya bersama Pemko akan merealisasikan Bantuan Pemerintah bentuk Masyarakat (BPM), “Terkait skala kawasan Krueng Daroy juga akan dibantu Banda Aceh untuk peningkatan penghidupan infrastruktur, atau infrastruktur yang mendukung penghidupan masyarakat (BPM-PPMK), yaitu bantuan yang di peruntukan bagi masyarakat usai program penataan kumuh,” jelasnya lagi.
Ada tiga desa yang mendapatkan bantuan tersebut, yaitu Lambhuk, Setui, dan Geuceu Menara, yang masing-masing desa itu bantuannya Rp1 miliar, yang bersumber dari pusat. “Di Setui itu nanti akan dibangun pusat jajanan serba ada dengan konsep cafetaria, di Geuceu Meunara, rumah produksi kripik sambal kentang, dan yang di Lambhuk itu sovenir Aceh,” katanya.
“Pusat membantu masing-masing desa Rp1 miliar, namun kita juga berharap kontribusi dari Pemko atau pemerintah gampong dalam hal ini,” tambahnya.
Ika juga mengatakan pihaknya akan maksimal dalam membantu untuk infrastruktur kota, dengan harapan bantuan perlengkapan atau kontribusi dari pemko dalam realisasi programnya. (riz)
Program kedepannya dalam rangka peningkatan infrastruktur yang mendukung ekonomi masyarakat sekitar, Ika menyebutkan pihaknya bersama Pemko akan merealisasikan Bantuan Pemerintah bentuk Masyarakat (BPM), “Terkait skala kawasan Krueng Daroy juga akan dibantu Banda Aceh untuk peningkatan penghidupan infrastruktur, atau infrastruktur yang mendukung penghidupan masyarakat (BPM-PPMK), yaitu bantuan yang di peruntukan bagi masyarakat usai program penataan kumuh,” jelasnya lagi.
Ada tiga desa yang mendapatkan bantuan tersebut, yaitu Lambhuk, Setui, dan Geuceu Menara, yang masing-masing desa itu bantuannya Rp1 miliar, yang bersumber dari pusat. “Di Setui itu nanti akan dibangun pusat jajanan serba ada dengan konsep cafetaria, di Geuceu Meunara, rumah produksi kripik sambal kentang, dan yang di Lambhuk itu sovenir Aceh,” katanya.
“Pusat membantu masing-masing desa Rp1 miliar, namun kita juga berharap kontribusi dari Pemko atau pemerintah gampong dalam hal ini,” tambahnya.
Ika juga mengatakan pihaknya akan maksimal dalam membantu untuk infrastruktur kota, dengan harapan bantuan perlengkapan atau kontribusi dari pemko dalam realisasi programnya. (riz)
(alf)