Stok Menipis, Pj Gubernur DKI Pertimbangkan Opsi Datangkan Vaksin Covid-19 dari Daerah Lain
Rabu, 26 Oktober 2022 - 14:34 WIB
loading...
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan memanggil Dinkes terkait stok vaksin Covid-19 yang menipis di Ibu Kota.Foto/MPI/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait stok vaksin Covid-19 yang menipis di Ibu Kota. Opsi mendapat vaksin Covid-19 dari daerah lain yang memiliki surplus stok akan dibahas bersama Dinkes DKI.
Heru mengatakan, akan memanggil Dinkes DKI terkait stok vaksin yang menipis."Tak hanya berbicara soal ketersedian stok vaksin Covid-19, kita juga akan membahas opsi mendapat vaksin dari daerah lain yang memiliki surplus stok," kata Heru kepada awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).
Sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta melaporkan ketersedian stok vaksin Covid-19 di gudang penyimpanan telah habis. Saat ini hanya tersisa di lima titik layanan sentra vaksinasi. Baca: Stok Vaksin Covid-19 Menipis, Dinkes DKI: Tersisa di 5 Titik
"Sudah enggak ada sama sekali itu (di gudang). Sekarang ini sisanya di layanan," ungkap Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama saat dihubungi, Selasa (25/10/2022).
"Kami sedang inventaris ulang memang tadi terakhir saya lihat sudah tinggal lima layanan kalau tidak salah se-Jakarta," ucapnya.
Heru mengatakan, akan memanggil Dinkes DKI terkait stok vaksin yang menipis."Tak hanya berbicara soal ketersedian stok vaksin Covid-19, kita juga akan membahas opsi mendapat vaksin dari daerah lain yang memiliki surplus stok," kata Heru kepada awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).
Sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta melaporkan ketersedian stok vaksin Covid-19 di gudang penyimpanan telah habis. Saat ini hanya tersisa di lima titik layanan sentra vaksinasi. Baca: Stok Vaksin Covid-19 Menipis, Dinkes DKI: Tersisa di 5 Titik
"Sudah enggak ada sama sekali itu (di gudang). Sekarang ini sisanya di layanan," ungkap Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama saat dihubungi, Selasa (25/10/2022).
"Kami sedang inventaris ulang memang tadi terakhir saya lihat sudah tinggal lima layanan kalau tidak salah se-Jakarta," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :