Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Gagal Ginjal Akut di Kota Tangerang

Kamis, 20 Oktober 2022 - 10:19 WIB
loading...
Dinkes Pastikan Belum...
Dinkes Kota Tangerang memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kasus gagal ginjal akut pada anak-anak di kota tersebut.Foto/Istimewa
A A A
TANGERANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kasus gagal ginjal akut pada anak-anak di kota tersebut. Meski demikian, orang tua tetap diimbau untuk tidak menggunakan obat yang didapatkan secara bebas tanpa anjuran tenaga kesehatan.

“Kami belum menerima laporan gagal ginjal akut pada anak. Tapi pastinya, alur penanganan dan kewaspadaan sudah disiapkan, apabila kasus yang mengarah ke gagal ginjal akut ditemukan. Langkah kewaspadaan ini tentunya harus beriringan dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat khususnya para orang tua,” ungkap Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni pada Kamis (20/10/2022).

Dini menuturkan, pihaknya telah menindaklanjuti instruksi Kementerian Kesehatan dengan menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan, apotek, dan toko obat untuk menghentikan sementara penjualan obat bentuk cair atau sirup di Kota Tangerang sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami sudah menginstruksikan ke seluruh fasilitas kesehatan, 298 apotek dan 44 toko obat untuk menghentikan sementara penjualan obat sirup,” tuturnya. Baca: Ada 3 Zat Kimia Berbahaya yang Terdeteksi pada Pasien Gangguan Ginjal Akut, Ini Penjelasan Kemenkes

Dini melanjutkan, perlunya kewaspadaan orang tua yang memiliki anak usia kurang enam tahun, dengan gajala penurunan frekuensi urine disertai demam untuk segera dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Apabila anak menderita demam di rumah, orang tua dapat mengedepankan tatalaksana non-farmakologis seperti mencukupi kebutuhan cairan, kompres air hangat dan menggunakan pakaian tipis. Jika terdapat tanda-tanda bahaya, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami mengimbau, untuk seluruh orang tua tidak perlu panik, namun kewaspadaan harus diperketat. Seperti meningkatkan pola hidup bersih dan sehat, serta asupan gizi yang cukup untuk mengurangi potensi anak terkena penyakit. Tidak ragu membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat jika terdapat tanda-tanda bahaya pada anak,” ucapnya.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
Pra SPMB Kota Tangerang...
Pra SPMB Kota Tangerang 2026 Dimulai Hari Ini, Cek Cara Daftar dan Syaratnya
Syuting Film Extraction:...
Syuting Film Extraction: Tygo, Jalan K.S Tubun Karawaci Ditutup hingga 31 Januari
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Berita Terkini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved