Banjir Surut, Warga Lenteng Agung Gerak Cepat Bersih-bersih Rumah
Senin, 10 Oktober 2022 - 16:10 WIB
loading...
Banjir melanda permukiman warga di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2022) dini hari. Salah satu lokasi banjir berada di RT 14/RW 03. Foto: MPI/Dok
A
A
A
JAKARTA - Banjir melanda permukiman warga di Lenteng Agung, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2022) dini hari. Salah satu lokasi banjir berada di RT 14/RW 03.
Pantauan MNC Portal, banjir sudah surut. Kini warga terlihat berjibaku membersihkan rumah dari lumpur sisa-sisa banjir. Namun perabotan masih berada di luar rumah.
Baca juga: Banjir di Taman Harapan Kramat Jati Capai 3 Meter, Warga: Kita Sudah Biasa
Demikian juga pakaian dan kasur, masih dijemur di luar rumah karena basah akibat terendam banjir. Perabotan yang basah, terlihat diletakkan warga di depan area rumah.
Salah satu warga, Herman, mengatakan, kegiatan bersih-bersih telah dilakukan sejak pagi tadi. Pembersihan harus dilakukan secepatnya agar lumpur yang terbawa genangan air tidak kering.
"Sisa lumpur harus buru-buru langsung dibersihin. Kalau lumpur sudah kering, susah," tutur Herman saat ditemui di kediamannya.
Baca juga: Soal Banjir Jakarta, Anies: Hujannya di Atas 110 Milimeter/Hari
Herman menyebutkan, banjir datang akibat meluapnya Kali Ciliwung Senin (10/10/2022) dini hari. Banjir datang dengan sangat cepat.
"Naik jam 12 malam. Cepat naiknya. Tingginya sekitar selutut lah. Enggan begitu parah. Kalau dulu sampai dua meteran," tutur Herman.
Saat banjir datang, Herman dan keluarga langsung mengungsi ke rumah saudara yang tak jauh dari kediamannya. Namun ia tak sempat mengevakuasi perabotan rumah.
"Barang-barang mah enggak kenapa-kenapa. Pakaian-pakaian aja pada basah sama piring-piring," tuturnya.
Pantauan MNC Portal, banjir sudah surut. Kini warga terlihat berjibaku membersihkan rumah dari lumpur sisa-sisa banjir. Namun perabotan masih berada di luar rumah.
Baca juga: Banjir di Taman Harapan Kramat Jati Capai 3 Meter, Warga: Kita Sudah Biasa
Demikian juga pakaian dan kasur, masih dijemur di luar rumah karena basah akibat terendam banjir. Perabotan yang basah, terlihat diletakkan warga di depan area rumah.
Salah satu warga, Herman, mengatakan, kegiatan bersih-bersih telah dilakukan sejak pagi tadi. Pembersihan harus dilakukan secepatnya agar lumpur yang terbawa genangan air tidak kering.
"Sisa lumpur harus buru-buru langsung dibersihin. Kalau lumpur sudah kering, susah," tutur Herman saat ditemui di kediamannya.
Baca juga: Soal Banjir Jakarta, Anies: Hujannya di Atas 110 Milimeter/Hari
Herman menyebutkan, banjir datang akibat meluapnya Kali Ciliwung Senin (10/10/2022) dini hari. Banjir datang dengan sangat cepat.
"Naik jam 12 malam. Cepat naiknya. Tingginya sekitar selutut lah. Enggan begitu parah. Kalau dulu sampai dua meteran," tutur Herman.
Saat banjir datang, Herman dan keluarga langsung mengungsi ke rumah saudara yang tak jauh dari kediamannya. Namun ia tak sempat mengevakuasi perabotan rumah.
"Barang-barang mah enggak kenapa-kenapa. Pakaian-pakaian aja pada basah sama piring-piring," tuturnya.
(thm)
Lihat Juga :