alexametrics

Jurnalis Televisi Jadi Korban Penjambretan

loading...
Jurnalis Televisi Jadi Korban Penjambretan
Ilustrasi pejambretan. (Sindonews)
A+ A-
SURABAYA - Korban penjambretan kembali menimpa seorang Jurnalis televisi di Surabaya. Kali ini menimpa, Dewi Zumrotus Solecha, warga Jalan Gembili, Wonokromo, Surabaya.

Perempuan berusia 24 tahun yang bekerja sebagai reporter televisi lokal di Surabaya menjadi korban penjambretan di kawasan Jalan Ir Soekarno, pada Selasa (9/9/2014) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Informasi yang dihimpun, Dewi melintas di Jalan Soekarwo, Kawasan Ngagel mengendarai sepeda motor Vario Nopol AG 5822 PL menuju arah Mulyorejo. Dewi hendak mengunjungi adiknya yang kos di kawasan tersebut.



Di lokasi kejadian, perempuan ini tiba didatangi dua orang tak dikenal berboncengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria. Tepatnya di traffick light kawasan itu, salah satu dari pelaku ini langsung menjambret tasnya.

"Ciri-ciri pelakunya berbadan kurus, pake jaket hitam menggunakan motor Satria. Pelaku menuju arah ke Kenjeran," ungkap Dewi saat melapor ke Mapolsek Mulyorejo, Selasa malam 9 September 2014.

Saat kejadian, Dewi mengaku kondisi jalan masih ramai. Bahkan, dia sempat berteriak Jambret dan minta tolong. Rupanya, teriakkan itu tidak direspon oleh sejumlah pengguna jalan.

"Waktu dijambret saya teriak minta tolong, tapi tak ada yang respon, padahal jalan masih ramai," tuturnya.

Dewi pun akhirnya merelakan tas yang berisi barang-barang berharga miliknya digondol oleh penjambret.

Barang-barang berharga itu antara lain, satu unit handycam merk Sony beserta dua battrenya, satu unit tablet merk Samsung, dan dompet berisi STNK Honda Vario Nopol AG 5822 PL, Sim C, ATM CINB Niaga, ATM BTN dan uang tunai Rp500 ribu.
"Jika ditotal, kerugian saya lebih dari Rp10 juta," keluh Dewi.

Kejadian penjembretan ini merupakan yang ke sekian kalinya menimpa Jurnalis Televisi. Sebelumnya, karyawan freelance salah satu televisi di Surabaya juga menjadi korban penjambretan.

Dia adalah Dwi Yuliardi yang dijembret di kawasan Jalan Kendangsari, Surabaya. Pelaku sempat membacok tangan korban. Akibatnya, korban harus menjalani perawatan di RSU dr Soetomo

Pembacokan itu diduga bermotif perampasan. Pelaku hendak menggondol sepeda motor milik korban yakni Yamaha SEON dengan N 2176 GY milik warga Wonocolo, Surabaya ini saat terkapar tak berdaya. Upaya itu gagal karena sejumlah warga memergoki dan pelaku langsung kabur.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak