Temui Warga Terdampak Kebakaran, Kapolres Jakpus: 154 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Rabu, 28 September 2022 - 08:27 WIB
loading...
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, 154 jiwa kehilangan tempat tinggal karena kebakaran. Foto: MPI/Rizky Syahrial
A
A
A
JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, 154 jiwa kehilangan tempat tinggal karena insiden kebakaran yang terjadi di Jalan Cikini Kramat, Pegangsaan, Menteng. Dia juga mengatakan, 16 rumah dan 41 kios menjadi korban kebakaran yang diduga disebabkan oleh kompor pedagang bubur ayam.
"Sebanyak 16 rumah dan 41 kios yang terbakar, dan menyebabkan 154 jiwa kehilangan tempat tinggal," kata Komarudin saat meninjau lokasi kejadian, Selasa 27 September 2022 malam. Baca juga: Kapolres Jakpus: Besok Tim Labfor Lakukan Olah TKP Kebakaran Cikini
Saat ini, kata dia, polisi serta seluruh jajaran dari pemerintah setempat mengupayakan langkah penting, yaitu menyelamatkan masyarakat yang terkena dampak kebakaran itu.
"Tentunya langkah pertama sekarang yang terpenting, bagaimana menyelamatkan masyarakat yang terdampak, itu dulu yang kita perhatikan sebagai tadi catatan kami yaitu 154 jiwa yang terpaksa harus mengungsi ke tempat lain," jelasnya.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah serta masyarakat setempat menyokong bantuan logistik dan beberapa pakaian bagi warga yang membutuhkan.
"Sebanyak 16 rumah dan 41 kios yang terbakar, dan menyebabkan 154 jiwa kehilangan tempat tinggal," kata Komarudin saat meninjau lokasi kejadian, Selasa 27 September 2022 malam. Baca juga: Kapolres Jakpus: Besok Tim Labfor Lakukan Olah TKP Kebakaran Cikini
Saat ini, kata dia, polisi serta seluruh jajaran dari pemerintah setempat mengupayakan langkah penting, yaitu menyelamatkan masyarakat yang terkena dampak kebakaran itu.
"Tentunya langkah pertama sekarang yang terpenting, bagaimana menyelamatkan masyarakat yang terdampak, itu dulu yang kita perhatikan sebagai tadi catatan kami yaitu 154 jiwa yang terpaksa harus mengungsi ke tempat lain," jelasnya.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah serta masyarakat setempat menyokong bantuan logistik dan beberapa pakaian bagi warga yang membutuhkan.
Lihat Juga :