Pencabulan Sesama Jenis di Bandung Terbongkar, Pelaku dan Korban Masih Bocah

Selasa, 27 September 2022 - 21:11 WIB
loading...
Pencabulan Sesama Jenis...
Kasus dugaan pencabulan sesama jenis di Kota Bandung terbongkar. Ironisnya, pelaku dan korban masih bocah atau anak di bawah umur. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Kasus dugaan pencabulan sesama jenis di Kota Bandung terbongkar. Ironisnya, pelaku dan korban masih di bawah umur atau bocah.

Terbongkarnya kasus tersebut berasal dari laporan masyarakat yang diterima Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Partai Golkar Kota Bandung.

Baca juga: Pemulung Tersangka Pencabulan Bocah di Bekasi Kabur lalu Ditemukan Tewas di Kali

"Ada laporan dari warga atau masyarakat kepada Ketua Partai Golkar Kota Bandung yaitu Haji Edwin Sanjaya tentang adanya dugaan kasus pencabulan di bawah umur yang dilakukan oleh laki-laki dan laki-laki," kata perwakilan LBH Partai Golkar Kota Bandung, Reyraya Respati Paramudhita Reyraya, Selasa (27/9/2022).

Reyraya mengatakan, terduga pelaku dalam kasus ini berjumlah satu orang yang masih berstatus sebagai pelajar SMP. Sementara, korban berjumlah dua orang yang salah satunya masih duduk di bangku SD.

Menurutnya, korban dan pelaku saling mengenal dan merupakan teman bermain. Kendati demikian, Reyraya tak mengungkap identitas dari pelaku maupun korban.

"Yang jelas yang dilakukan anak di bawah umur yang berada pada kisaran usia di kelas 6 SD dan pelakunya adalah kelas 1 SMP," terangnya.

Baca juga: Geram Pelaku Pencabulan Bocah 4 Tahun Bebas Berkeliaran, Orang Tua Ngadu ke KPAI

Reyraya mengungkapkan, para pelaku diduga melakukan aksi bejatnya itu berulang kali terhadap korban. Belum diketahui secara pasti rentang waktu pencabulan oleh para pelaku sebab kini korban masih merasa trauma dan belum bisa dimintai keterangan secara jelas.

"Waktunya itu karena perlakuannya sangat sedih ya, dilakukan berkali-kali sehingga kalau ditanya untuk waktu itu mungkin karena anak-anak ditanya agak sulit," katanya.

Reyraya memastikan, kasus tersebut telah dilaporkan ke Satreskrim Polrestabes Bandung dengan nomor LP/B/IX/2022/SPKT/Polrestabes Bandung/Polda Jawa Barat. Ia menyebut, korban sudah menjalani visum dan kini masih berada dalam kondisi trauma.

"Kemarin psikologis dilakukan dan memang cenderung agak bingung kalau ditanya, ada traumatik juga dan ada rasa dendam sehingga itu harus menjadi atensi penuh dan dijaga lah ya," jelasnya.



Selain itu, pihaknya juga akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas. Di sisi lain, Reyraya pun berharap KPAI dapat memberikan atensi atau perhatian atas kasus tersebut. Jangan sampai, peristiwa serupa terulang di kemudian hari.

"KPAI juga harus menjadi atensi karena ini dilakukan oleh anak di bawah umur, pelakunya di bawah umur sehingga harus benar-benar (ditangani) dan orang tua juga harus menjadikan suatu hal yang benar-benar diperhatikan anak-anaknya supaya tidak ada kasus seperti ini," tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo membenarkan telah menerima laporan mengenai tindak pidana tersebut dan sedang melakukan rangkaian penyelidikan.

"Betul perkara tersebut ditangani oleh Polrestabes Bandung," kata Rudi ketika dikonfirmasi pada Selasa (27/9/2022).

Pihaknya bakal memintai keterangan dari sejumlah saksi dan melibatkan berbagai pihak sebab kasus tersebut melibatkan anak di bawah umur. Meski begitu, Rudi belum disebut jumlah saksi yang akan dimintai keterangan.

"Jadi identitas anak tidak bisa kita tampilkan dan disamarkan, hanya kami membenarkan bahwa perkara tersebut ditangani," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Rekomendasi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved