Pengamanan Demo Buruh Akhir Pekan, Polres Jakpus Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
Sabtu, 24 September 2022 - 10:20 WIB
loading...
Polres Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.700 personel untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta Pusat.Foto/SINDOphoto/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Polres Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.700 personel untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Pada Sabtu (24/9/2022) ini direncanakan ada ribuan orang yang akan menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM .
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan, pada akhir pekan ini ada sebanyak 300 orang yang sudah menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
"Kita kerahkan 1.700 personel gabungan untuk melakukan pengamanan," kata Komarudin saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (24/9/2022).
Terkait massa aksi yang sudah berada di lokasi, Komarudin menyampaikan jajarannya masih menunggu kedatangan massa lainnya. Baca: Hadapi Pendemo, Polda Metro Jaya Kerahkan Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna
"Untuk estimasi massa, ini yang masih kita tunggu. Sementara yang sudah ada sekitar 300, saya enggak tau ada yang datang lagi atau gak," jelas Komarudin.
Terkait kegiatan pemberian pendapat di hadapan publik pada akhir pekan kali ini, Komarudin pun memberikan imbauan kepada massa agar tidak menggangu aktivitas masyarakat lainnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan, pada akhir pekan ini ada sebanyak 300 orang yang sudah menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
"Kita kerahkan 1.700 personel gabungan untuk melakukan pengamanan," kata Komarudin saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (24/9/2022).
Terkait massa aksi yang sudah berada di lokasi, Komarudin menyampaikan jajarannya masih menunggu kedatangan massa lainnya. Baca: Hadapi Pendemo, Polda Metro Jaya Kerahkan Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna
"Untuk estimasi massa, ini yang masih kita tunggu. Sementara yang sudah ada sekitar 300, saya enggak tau ada yang datang lagi atau gak," jelas Komarudin.
Terkait kegiatan pemberian pendapat di hadapan publik pada akhir pekan kali ini, Komarudin pun memberikan imbauan kepada massa agar tidak menggangu aktivitas masyarakat lainnya.
Lihat Juga :