Polisi Bacakan Ayat Al-Qur'an Hadapi Pendemo, Kapolres Jakpus: Bisa Menyejukkan

Jum'at, 16 September 2022 - 18:57 WIB
loading...
Polisi Bacakan Ayat...
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin saat ditemui ketika memantau aksi unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (16/9/2022). Foto: MPI/Irfan Maulana
A A A
JAKARTA - Polres Jakarta Pusat punya cara baru dalam menghadapi pengunjuk rasa. Saat terjadi kericuhan massa, polisi membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an.

Cara ini dilakukan polisi saat mengawal aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, beberapa hari terakhir. Aksi unjuk rasa sempat beberapa kali memanas karena massa berusaha menembus blokade polisi.

Baca juga: Pengunjuk Rasa Tak Kunjung Datang ke Patung Kuda, Polisi Bongkar Blokade sembari Dangdutan

Selama 11 hari unjuk rasa berlangsung, polisi sudah menggunakan cara ini dua kali, yakni Rabu dan Kamis, 14-15 September 2022. Ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan mulai dari surat, salawat, hingga asmaul husna.

"Itukan doa ya, harapan kita, sehingga dengan salawat di tengah orasi yang panas, tentunya bisa menyejukkan, sehingga masyarakat peserta aksi juga bisa tenang dan tidak terprovokasi," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin di Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (16/9/2022).



Cara ini ternyata ampuh. Pantauan MNC Portal, unjuk rasa massa yang tadinya ricuh menjadi kondusif ketika ayat suci Al-Qur'an dibacakan polisi melalui pengeras suara. "Itu salah satu teknis atau strategi yang kita lakukan," kata Komarudin.

Baca juga: Sempat Ricuh, Massa Mahasiswa Seketika Terdiam saat Polisi Bacakan Ayat Suci Al-Qur'an

Namun pada intinya, kata dia, ayat suci Al-Qur'an dilantunkan untuk kepentingan bersama. Tidak hanya untuk massa, namun juga personel polisi yang berjaga.

"Agar orang-orang yang ada di aksi semua tenang. Petugas tenang, massa tenang, ya penyampaian aspiraasi bisa berjalan baik, harapannya itu," tutur Komarudin.

Ribuan massa dari berbagai elemen telah menyuarakan aspirasinya di kawasan Patung Kuda, dalam 11 hari terakhir. Namun, belum ada yang berhasil menembus pertahanan berlapis kepolisian, untuk bisa masuk kawasan Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara. Massa hanya dapat berunjuk rasa di Patung Kuda.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Rekomendasi
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Dari Video Rumahan ke...
Dari Video Rumahan ke 15 Juta Juta Subscribes, Ini Rahasia Aletha Abew Bikin Penonton Betah
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Berita Terkini
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved