Pelecehan Seksual PRT di Perumahan Elite Sunter Berakhir Damai
Jum'at, 16 September 2022 - 13:28 WIB
loading...
Kasus pelecehan seksual atau ekshibisionis terhadap PRT yang terjadi di perumahan mewah Sunter Indah, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berakhir damai. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kasus pelecehan seksual atau ekshibisionis terhadap pembantu rumah tangga (PRT) yang terjadi di perumahan mewah Sunter Indah, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berakhir damai.
Majikan sekaligus pendamping korban DS (20), Yurike Budiman, mengatakan kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Jadi setelah kemarin dilaporkan, keluarga pelaku ini, bapak sama abangnya datang untuk menemui korban. Bapak dan abangnya meminta maaf dan mengupayakan jalur damai," kata Yurike, saat dikonfirmasi Jumat (16/9/2022).
Yurike mengatakan, dalam mediasi tersebut terjalin keputusan bersama antara korban dan keluarga pelaku. Orang tua pelaku HH (29) lalu membeberkan latar belakang anaknya yang dulu juga sempat menjadi korban perundungan.
Baca juga: 5 Siswi Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Pejaten Timur
Seiring berjalannya waktu, HH menjadi pribadi yang tertutup, bahkan sampai ke orang terdekatnya. "Bapaknya ini bilang memang si pelaku dulu pernah jadi korban bullying banyak orang. Makanya itu, mungkin berimbas ke perilakunya sekarang," kata Yurike.
Yurike menambahkan, korban DS yang sebelumnya sempat tertekan kini juga sudah memaafkan pelaku. Para penghuni rumah tempat DS bekerja masih melakukan pendampingan kepada korban.
Majikan sekaligus pendamping korban DS (20), Yurike Budiman, mengatakan kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Jadi setelah kemarin dilaporkan, keluarga pelaku ini, bapak sama abangnya datang untuk menemui korban. Bapak dan abangnya meminta maaf dan mengupayakan jalur damai," kata Yurike, saat dikonfirmasi Jumat (16/9/2022).
Yurike mengatakan, dalam mediasi tersebut terjalin keputusan bersama antara korban dan keluarga pelaku. Orang tua pelaku HH (29) lalu membeberkan latar belakang anaknya yang dulu juga sempat menjadi korban perundungan.
Baca juga: 5 Siswi Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Pejaten Timur
Seiring berjalannya waktu, HH menjadi pribadi yang tertutup, bahkan sampai ke orang terdekatnya. "Bapaknya ini bilang memang si pelaku dulu pernah jadi korban bullying banyak orang. Makanya itu, mungkin berimbas ke perilakunya sekarang," kata Yurike.
Yurike menambahkan, korban DS yang sebelumnya sempat tertekan kini juga sudah memaafkan pelaku. Para penghuni rumah tempat DS bekerja masih melakukan pendampingan kepada korban.
Lihat Juga :