Bogor Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah di Kampung Curug

Jum'at, 16 September 2022 - 04:05 WIB
loading...
Bogor Tetapkan Status...
Belasan rumah rusak akibat pergerakan tanah Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Foto: Istimewa
A A A
BOGOR - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menetapkan pergerakan tanah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor menjadi status tanggap darurat. Hal itu guna mengoptimalkan penanganan bencana tersebut.

”Hari ini status tanggap daruratnya sudah saya tanda tangani. Langkah ini kami ambil untuk memaksimalkan penanganan pasca bencana,” kata Iwan dalam keterangannya, Kamis (15/9/2022). Baca juga: Pergerakan Tanah di Bogor, Belasan Rumah Terancam Ambles

Penetapan itu juga sangat penting dilakukan, karena akan menjadi payung hukum untuk menangani bencana pergerakan tanah tersebut. Sebab bencana pergeseran tanah itu dapat mengakibatkan korban jiwa, kerugian harta benda dan rusaknya infrastruktur.

Saat ini, TRC BPBD Kabupaten Bogor telah mengevakuasi warga terdampak dan terancam. Mereka diungsikan sementara di rumah saudara dengan dikoordinasikan kepala desa dan camat.



Selanjutnya, pihaknya juga sedang mengkaji dampak dan kebutuhan warga di lokasi bencana. BPBD Kabupaten Bogor pun mulai menyalurkan berbagi bantuan seperti sembako, selimut dan lainnya.

”Ditetapkan status darurat bencana ini, kita juga akan memberikan sewa tempat tinggal sementara. Kalau ada yang rusak diperbaiki, yang berbahaya direlokasi. Dengan payung hukum ini, bisa gunakan anggaran BTT untuk membantu warga terdampak,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya akan meminta rekomendasi dari Badan Geologi terkait kondisi wilayah yang terdampak sebagai penanganan jangka panjang. Baca juga: Belasan Rumah Rusak Akibat Pergerakan Tanah di Bogor, Puluhan Warga Mengungsi

”Yang jelas saat ini TRC BPBD bergerak cepat menangani bencana tersebut. Kita minta kajiannya nanti apakah tetap bisa ditinggali atau bagaimana. Kajian itu yang nantinya menjadi dasar kita dalam penanganan jangka panjangnya,” tutupnya.

Sebelumnya, pergeseran tanah terjadi di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor. Sementara, tercatat ada 18 rumah warga rusak dan puluhan warga yang mengungsi ke tempat aman.

Bencana ini diduga terjadi karena intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terkahir. Alhasil, keretakan tahan dari titik awal hingga akhir sekitar 1 kilometer.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Rekomendasi
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved